Dipublish: 30 Mei 2013, 20:54

Tana Tidung Prioritaskan 4 Program

TANA TIDUNG  – Pelaksana tugas (Plt) pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Tana Tidung, Taib M.Si mengungkapkan empat program prioritas  tahun 2014 di Tana Tidung sebagaimana telah dipaparkan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) beberapa waktu yang lalu.
“Program yang diprioritaskan antara lain bidang Sumber daya manusia, ekonomi, pemerintahan dan aparatur serta infrastruktur,” ujar Taib.
Di segmen infrastruktur,antara lain membenahi dan menindaklanjuti program yang telah dan yang akan dilakukan pada tahun mendatang seperti penambahan distribusi air minum di berbagai desa seperti desa Tideng Pale Timur, Sebidai, Sebawang, Seludau, Sepala Dalung dan Sesayap, pembangunan dermaga Tideng Pale, lanjutan pembangunan jalan Trans Kaltim dari Seputuk ke Kapuak Rian sepanjang 14 kilometer, lanjutan  pembangunan jalan Sambungan ke Tengku Dacing sepanjang 21, 8 kilometer.
“Serta lanjutan berbagai pembangunan lainnya yang masih menjadi prioritas di tahun depan yakni meningkatkan pelayanan umum”, bebernya.
Sementara dalam bidang ekonomi dalam kajian untuk perencanaan pada tahun 2014, Tana Tidung perlu meningkatkan sektor agroindustri seperti peningkatan produksi pertanian (perkebunan), destinasi (tujuan) wisata yang masih tergali potensinya dengan baik, diversifikasi bahan bakar dan pemulihan Sumber Daya Alam (SDA). “Serta pembenahan bidang SDM dan pemerintahan aparatur melalui sektor pendidikan dan peningkatan kinerja dan disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS),”singkatnya.
Sementara Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Kepala Bidang Statistik dan Pengendalian Pembangunan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Timur, Drs Muhammad Taufik Hermawan bahwa, terkait realisasi penyerapan anggaran dalam perencanaan pembangunan di Kaltim setiap tahun tergolong mengalami peningkatan.
Tana Tidung sendiri pada tahun 2013 ini mendapat suntikan bantuan keuangan berjumlah Rp 82 miliar yang bersumber dari APBN dan APBD Provinsi Kaltim.  Dukungan fiskal yang bersumber dari APBN dan APBD Provinsi Kaltim tersebut dengan rincian, alokasi yang bersumber dari APBN berjumlah Rp 13 miliaran, dimana dana tersebut berasal dari dana dekonsentrasi (dekon), tugas pembantu (TP) dan urusan bersama (UB) sebesar Rp 6 miliar, sementara sisanya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang mencapai Rp 7 miliar. Adapun bantuan keuangan yang bersumber dari APBD berjumlah Rp 68 miliaran. (ifa)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger