Home >> PEMPROV KALIMANTAN UTARA >> Targetkan Petani Kaltara Lebih Sejahtera
PUKUL GONG: Gubernur Irianto Lambrie membuka kegiatan PEDA dengan pemukulan gong, di Lapangan Agatis, Senin (21/11).
PUKUL GONG: Gubernur Irianto Lambrie membuka kegiatan PEDA dengan pemukulan gong, di Lapangan Agatis, Senin (21/11).

Targetkan Petani Kaltara Lebih Sejahtera

TANJUNG SELOR – Momentum Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-I Tahun 2016 tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tampak meriah.
PEDA pertama KTNA yang dipusatkan di Bulungan ini diharapkan memberikan pengalaman bagi para petani dan nelayan se Kaltara. Dalam sambutannya, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie berharap petani di Kaltara bisa sejahtera sesuai harapan.
“Pembangunan pertanian menjadi salah satu prioritas utama kita. Ini hanya bisa diwujudkan kalau kita bisa bekerjasama, dan punya presepsi yang sama untuk membangun pertanian. Kita targetkan petani harus sejahtera. Mewariskan kesejahteraan bukan mewariskan kemiskinan,” tegas Irianto saat membuka PEDA KTNA, kemarin.
Dia menjelaskan, pertanian memiliki arti penting bagi upaya kemajuan bangsa. Karena secara universal pertanian menjadi sumber kehidupan bagi manusia. Negara yang kuat dan maju bisa dilaksanakan, bisa diwujudkan karena didukung oleh pertanian yang kuat dan tangguh.
Bagi Irianto, petani yang tangguh dan kuat memiliki ciri-ciri produktif. PEDA merupakan agenda untuk mengasah ketrampilan, meningkatkan pengetahuan dan membawa wawasan. Ia berharap, kepada pengurus KTNA agar membuat program khusus. Program di mana satu orang yang telah berhasil dapat mengajak lima orang belum berhasil. “Saya ingin kepada pengurus KTNA membuat program yaitu program satu orang berhasil mengajak lima orang belum berhasil,” harapnya.
“Saya yakin petani di Kaltara itu akan mampu melakukan langkah-langkah terbaik untuk kemajuan bersama. Kita ingin melakukan terobosan-terobosan baru dan juga bagi yang berprestasi untuk bisa melakukan inspirasi mengajak kepada yang belum berprestasi,” ujar Irianto.
Dalam kesempatan itu Irianto juga menandatangani tugu dengan tema “Komitmen Melestarikan Alam dan Lingkungan”, launching program multi livestock management (MLM) dan pencanangan Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) serta bantuan kepada petani berupa fasilitas pendukung peralatan petani termasuk pupuk dan bibit unggul.
Sementara Sekretaris Dinas Pertanian, Kehutanan dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara Mufid mengatakan, KTNA memegang peranan penting dalam pemantapan sistem pertanian. Sebab, ia menyadari dalam membangun pertanian, perlu dibangun terlebih dahulu yaitu sumber daya manusia (SDM).
Upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah memerlukan peran serta KTNA, dimana KTNA mempunyai peran dalam membantu perekonomian keluarga dan merupakan mitra kerja serta pendampingan yang dilakukan oleh penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pembangunan pertanian untuk menuju masyarakat yang lebih maju, sejahtera dan berdaya guna. (adv)