Home >> PPU - Paser >> Teater Sejati SMAN 1 Tampilkan ‘Saksi Mati’
PENTAS SENI: Inilah penampilan pentas seni Teater Sejati SMAN 1 Tanah Grogot, Sabtu (26/11) malam, dalam gelaran Pentas Tahunan (PT) yang dikemas berbentuk teater yang bernuansa kritik sosial
PENTAS SENI: Inilah penampilan pentas seni Teater Sejati SMAN 1 Tanah Grogot, Sabtu (26/11) malam, dalam gelaran Pentas Tahunan (PT) yang dikemas berbentuk teater yang bernuansa kritik sosial

Teater Sejati SMAN 1 Tampilkan ‘Saksi Mati’

“CULAS, licik, sombong dan penghianat! Penguasa demi penguasa datang, ternyata hanya bertukar rupa, mereka tetap saja menikamkan penghianatan demi penghianatan di tubuh kita.” Inilah salah satu kutipan dialog yang diungkapkan sosok Syaiful (salah satu patung pahlawan), untuk mengungkapkan rasa kekecewaan kepada birokrat atas dihancurkannya monumen sejarah tempat patungnya selama ini berada.
Adegan ini terlihat dalam pementasan Saksi Mati yang ditampilkan Teater Sejati SMAN 1 Tanah Grogot, Sabtu (26/11) malam, dalam gelaran Pentas Tahunan (PT) yang dikemas berbentuk Pentas Seni (Pensi).
Untuk diketahui, Saksi Mati adalah naskah teater karya Erhammudin yang diangkat dari sebuah cerpen karangan Indra Tranggono yang berjudul ‘Percakapan Patung-patung’. Dimana, cerpen ini merupakan salah satu dari sebuah cerpen dalam antologi ‘Iblis Ngambek’ sekitar 2002-2004.
Menurut Pembina Teater Sejati SMAN 1 Tanah Grogot, Furaidi Safitri, pihaknya sengaja memilih mementaskan naskah teater yang berjudul Saksi Mati itu. Guna menumbuhkembangkan rasa nasionalisme para siswa dan untuk memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2016.
“Dalam gelaran Pensi tahun kedua ini, kami mementaskan Saksi Mati untuk lebih menumbuhkembangkan rasa nasionalisme para siswa SMAN 1, khususnya. Sebelumnya, kami menampilkan Sidang Para Syetan saat gelaran Pensi perdana Teater Sejati pada 2015 lalu,” ungkapnya.
Disebut Pensi, lanjut dia, karena tidak hanya pementasan teater saja yang ditampilkan dalam agenda ini. Tetapi juga diwarnai seni-seni lainnya. Seperti pembacaan puisi, penampilan grup musik akustik, paduan suara dan tari-tarian daerah.
“Agenda ini bisa disebut sebuah pentas seni yang dilaksanakan oleh Teater Sejati SMAN 1, dengan pementasan teater Saksi Mati sebagai acara utamanya. Karena konsepnya lebih kepada rasa nasionalisme, sehingga kami tidak menampilkan korea dance atau budaya luar negeri dalam pensi ini,” ucapnya.
Dikatakan, pementasan saksi mati ialah sebuah proses yang sarat pembelajaran, kesakitan, kenekatan dan persahabatan. Dimana, menceritakan tentang lima patung pahlawan yang terdiri dari empat patung laki-laki dan satu perempuan. Yang bernama, Syaiful, Burhan, Ramli, Sidik dan Halimah.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Paser Shafruddin yang menghadiri dan menyaksikan pagelaran seni Teater Sejati SMAN 1 hingga selesai menyampaikan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi kreasi dan karya yang ditampilkan para siswa SMAN 1 Tanah Grogot.
“Ini adalah sebuah kegiatan positif yang sangat kami dukung, karena Pensi adalah wadah untuk menyalurkan kreativitas siswa. Yang bertujuan untuk melatih jiwa kepemimpinan siswa, belajar berorganisasi dan mengekspresikan diri sebagai remaja, serta bergembira bersama,” katanya. (sur)