Breaking News
Home >> Samarinda >> Semua Tergantung Kepala Daerah
TETAP LAYANI MAKSIMAL: Kendati kepala dinas di Disdukcapil masih belum mendapat keputusan resmi dari Mendagri, namun layanan di instansi ini tetap berjalan seperti biasa.
TETAP LAYANI MAKSIMAL: Kendati kepala dinas di Disdukcapil masih belum mendapat keputusan resmi dari Mendagri, namun layanan di instansi ini tetap berjalan seperti biasa.

Semua Tergantung Kepala Daerah

Tjahjo Kumolo Soal Pergantian Kadisdukcapil Samarinda

SAMARINDA – Status Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) yang sempat bermasalah karena sudah dipilih dan dilantik Walikota H Syaharie Jaang dua bulan lalu padahal belum mendapat keputusan resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mutlak keputusan dari kepala daerah.
Hal ini diungkapkan Mendagri Tjahjo Kumolo kepada media ini disela-sela kunjungan ke Samarinda Minggu (20/11) kemarin. “Meskipun harus izin dari Kemendagri, namun semua rekomendasi awalnya juga harus berasal dari kepala daerah masing-masing. Saya tidak hapal semuanya, yang pasti tidak ada masalah kalau memang mau melanjutkan tugas dari Kadisdukcapil yang ada saat ini, karena semua tergantung kepala daerah,” sebut Tjahjo Kumolo.
Seperti diketahui, Pemkot Samarinda belum mendapatkan rekomendasi dari Kemendagri untuk memutasikan Kadisdukcapil yang lama yaitu Fitermen namun sudah digantikan oleh Abdullah yang saat ini menjabat. Namun Abdullah sendiri belum bekerja maksimal karena hanya sekitar satu bulan sudah mengajukan cuti hingga saat ini dan tugasnya dijalani Burhanuddin yang notabene Asisten IV dan sementara jadi Plt Kadisdukcapil. “Sebenarnya dalam pemutasian Kadisdukcapil baik kabupaten maupun kota memang harus mendapatkan rekomendasi dari masing-masing kepala daerah, Kemendagri hanya mendapat laporan,” imbuh Tjahjo.
Penjabat Sekkot Samarinda Hermanto mengatakan saat ini pihaknya hanya menunggu surat rekomendasi yang terbitkan oleh Kemendagri. “Kemendagri sudah menyetujui adanya pemutasian, surat rekomendasinya masih dalam proses, saat ini kan pak Abdullah sedang menjalani cuti makanya Pak Burhanuddin yang menggantikan sementara. Harapan kami suratnya segera terbit dari Kemendagri sebelum cuti beliau (Abdullah) selesai,” tutur Hermanto.
Terpisah Sekretaris Disdukcapil Muhammad Subhan mengungkapkan saat ini pihaknya masih tetap menjalankan kegiatan pelayanan, namun untuk penandatanganan dilimpahkan kepada Plt Kadisdukcapil Burhanuddin.
“Karena pak Abdullah lagi menjalankan cuti, sehingga pekerjaanya harus dilimpahkan kepada Pak Burhanuddin, hanya saja ada beberapa pelayanan yang tidak bisa selesai dalam sehari,” ucap Subhan. “Bagi masyarakat yang ingin membuat KTP, mereka akan kami buatkan KTP sementara sebab belum ada blanko, jadi tidak bisa melakukan pencetakan KTP,” pungkasnya. (ms315)