Breaking News
Home >> Hukum & Kriminal >> Tertangkap Dalam Hutan, Pencuri Sarang Walet Bonyok

Tertangkap Dalam Hutan, Pencuri Sarang Walet Bonyok

TENGGARONG – Percobaan pen-curian sarang burung walet di Jalan poros Samarinda-Anggana, Desa Sungai Mariam, Kecamatan Anggana, Kukar berhasil digagalkan pemilik dan warga sekitar. Pelakunya, Muhamad Taufik Ibrahim (20) warga Tanjung Aru, Kelu-rahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang bersama rekannya JML. Kejadian, Sabtu(8/10) malam, sekitar pukul 22.00 Wita.
Kapolres Kukar, AKBP Fadilla Zulkarnaen didampingi PS Kapolsek Anggana, IPTU Suwarsono melalui Kanit Reskrim IPDA Baharuddin mengatakan aksi pencurian sarang burung walet ini berhasil digagalkan ketika tetangga korban, Sultan alias Sule (50) melihat tersangka dan temannya tengah memanjat gedung sarang burung walet milik H Alimuddin. Sule pun meng-hubungi H Alimuddin, Korban yang dihubungi kemudian keluar rumah dan teriak bahwa ada maling sambil memanggil warga sekitar.
“Karena diteriaki, tersangka yang baru memanjat setinggi enam meter meng-gunakan tali langsung loncat dan melarikan diri dengan menyeberang jalan raya masuk hutan,” katanya.
Tidak terima sarang waletnya diganggu, H Alimuddin melapor polisi sejam kemudian atau pukul 23.00 Wita. “Warga awalnya mengejar pelaku, namun karena pelaku lari ke hutan maka pengejaran dihentikan sementara, tersangka saat melarikan diri meninggalkan tasnya yang berisi peralatan memanen sarang walet,” ucap dia.
Setelah itu, warga dan polisi mencari bersama-sama. Sekitar 20-30 meter masuk ke hutan, tersangka Muhamad Taufik Ibrahim berhasil ditemukan oleh Amnah (33), tetangga korban.
Saat itu, tersangka Muhamad Taufik Ibrahim bersembunyi direrumputan dalam hutan. “Saat ditemukan, Amnah langsung berteriak memanggil warga. Saat itu tersangka sempat melawan, namun karena warga sudah berkumpul tersangka berhasil dibekuk, namun rekannya berhasil lolos,” ucapnya.
Saat diamankan warga, tersangka sempat dihadiahi pukulan bertubi-tubi ke arah wajah dan tubuhnya. Akibatnya, pelipis sebelah kanan M Taufik Ibrahim luka robek.
“Tersangka kemudian kai tahan di Polsek untuk pengembangan, sedang-kan rekannya JML masih buron hingga saat ini,” terangnya. (ami)