Home >> Samarinda >> Tes Urine, Satpol PP Tak Ingin Tercoreng Lagi
TAK MAU KECOLONGAN: Pria maupun wanita, dengan status pegawai Satpol PP wajib mengikuti tes urine yang digelar  kemarin untuk mengantisipasi penggunaan narkoba.
TAK MAU KECOLONGAN: Pria maupun wanita, dengan status pegawai Satpol PP wajib mengikuti tes urine yang digelar kemarin untuk mengantisipasi penggunaan narkoba.

Tes Urine, Satpol PP Tak Ingin Tercoreng Lagi

SAMARINDA – Penangkapan salah satu personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda yang terlibat narkoba beberapa waktu lalu sudah pasti mencoreng nama baik instansi tersebut. Tak ingin terulang lagi, Kepala Satpol PP Aji Syarif Hidayatullah menggelar tes urine kepada anak buahnya Rabu (23/11) kemarin di markas Satpol PP di Balaikota Samarinda
“Kami malu ada anggota Satpol PP tertangkap narkoba. Meski itu sudah cukup lama, tapi mencoreng instansi ini, makanya saya menggelar tes urine kepada seluruh pegawai untuk mengetahui mereka menggunakan narkoba atau tidak,” kata Dayat, sapaan akrab Syarif Hidayatullah.. “Sanksi kami berikan untuk mereka yang menghindari tes urine ini, yaitu kontraknya tidak diperpanjang. Kebetulan saat ini mereka mengurus perpanjangan kontrak, jadi sebelum diperpanjang kontraknya harus steril dulu dari narkoba,” paparnya.
Selain tidak diperpanjang kontrak, Dayat juga menyebutkan akan menelusuri bagi siapapun pegawainya yang tidak memenuhi panggilan tes urine kemarin. “Yang tidak mengikuti tes urine kami periksa secara khusus apa penyebab mereka menghindari tes ini,” ucap Dayat lagi.
Meski jumlah pegawai Satpol PP ada 425 orang, namun tak semuanya ikut tes urine kemari karena beberapa diantaranya ada yang ditugaskan di kantor kecamatan dan kelurahan.
“Yang tes hari ini (kemarin) dikhususkan bagi pegawai yang bertugas di lingkungan Balai kota saja. Besok (hari ini) tes urine kami lanjutkan agar tidak menimbulkan kecemburuan bagi pegawai yang telah tes urine,” paparnya.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Samarinda meringkus oknum Satpol PP berinisial HS yang berusia 33 tahun saat hendak membeli satu poket narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,28 gram senilai Rp200 ribu di Jalan Lambung Mangkurat. (ms315)