Published On: Sen, Apr 15th, 2013

Tiga Pengedar Sabu di Kota Bangun Ditangkap

TENGGARONG – Aparat Polsek Kota Bangun berhasil menangkap tiga pengedar narkoba. Ketiga pengedar tersebut, yakni Mujri, Hendra dan Joni, ketiganya warga Kecamatan Kota Bangun, Kukar. Mereka ditangkap, Jumat (12/4) lalu.

“ Saat ini ketiganya sudah ditetapkan tersangka. Rencananya hari ini (Senin,Red.) mereka akan kami limpahkan ke Polres Kukar,” kata Kapolsek Kota Bangun AKP Jufri Rana melalui Kasubag Humas AKP Suwarno, kemarin.

Terungkapnya kasus ini bermula adanya informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Sri Bangun, Desa Kota Bangun Ulu kerap terjadi transaksi narkoba. Mendapatkan info tersebut, anggota Polsek Kota Bangun dipimpin Kapolsek langsung melakukan penyelidikan di lapangan. Ketika di Jalan Sri Bangun, anggota melihat seseorang yang mencurigakan, yakni Mujri. “Langsung ditangkap, saat digeledah, ditemukan satu poket narkoba jenis sabu,” papar Jufri.

Setelah itu, anggota langsung melakukan pengembangan. Dari pengakuan Mujri, barang tersebut diperoleh dari Hendra. Kemudian, anggota melakukan pencarian dan berhasil menangkap Hendra saat sedang jalan. Saat ditanya, Hendra mengakuinya dan mengatakan ada barang haram yang disimpannya di rumah. “ Dirumahnya (Hendra), anggota menemukan empat poket sabu lagi,” ucap Jufri.

Tak sampai di situ, tim kembali melakukan pengembangan. Dari informasi yang diperoleh, barang yang diamankan dari tangan Hendra itu didapat dari seorang pengedar bernama Joni. Kemudian anggota langsung mendatangi rumah Joni dan menangkapnya. “Dari tangan pelaku ketiga ini, anggota menemukan barang bukti sebanyak delapan poket,”  paparnya.

Setelah ketiga pelaku ditangkap, ketiganya langsung dibawa ke Mapolsek Kota Bangun. Dari pengakuan Joni, barang haram itu dibelinya dari seorang bandar yang tinggal di Kota Bangun juga. Namun Joni tak pernah bertemu langsung, sehingga polisi pun tak bisa mengembangkan lagi.

“ Untuk jumlah barang bukti yang kami amankan dari ketiga tersangka sebanyak 13 poket atau sekitar 3,2 gram,” jelasnya. Mereka, dijerat dengan pasal 112 jo 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana kurungan maksimal 20 tahun dan minimal 5 tahun penjara. (bio)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger

About the Author

korkal99 - Berita koran harian di kalimantan timur, Kutai Kartanegara, Bontang, Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Berau, Bulungan, politik, pemilu, pilkada, kriminal, olahraga, ekonomi

Email
Print
WP Socializer Aakash Web