Tiga Rumah di Tarakan Ludes Terbakar
TARAKAN – Hanya dalam kurung waktu sepekan, tercatat empat kali kasus kebakaran yang menghanguskan beberapa rumah. Sabtu (9/3) sekitar pukul 23.30 Wita, tiga unit rumah di Jalan Aki Balak, RT 1, Juata Kerikil, Tarakan, ludes terbakar.
Tiga unit rumah itu dihuni lima kepala keluarga, yaitu Khadijah (37), Aris (56), Aguskan (20), Agustina (45), dan Hamdani. Akibatnya, mereka kehilangan tempat tinggal beserta barang-barang berharga yang ada di dalam rumah.
Dari keterangan salah satu korban kebakaran, Hamdani menyebutkan, sumber api pertama berasal dari rumah Aris yang berada di ujung depan APMS Juata. “Awalnya saya di dalam rumah, baru mati lampu itu sekitar jam 11 malam. Jadi saat saya baring-baring di kamar ada cahaya di jendela jadi saya lihat ternyata rumah Aris sudah terbakar,” kata pria yang menyewa rumah milik Irwan ini.
“Sebenarnya hanya tiga rumah yang terbakar, tapi yang rumah sebelah kiri itu di bagi menjadi tiga, yang pertama kantor sebuah perkreditan, di tengah itu toko sembako dan pulsa, dan yang sebelahnya ini warung makan,” ujarnya.
Dugaan sementara, Hamdani menyebutkan api berasal dari lilin yang dinyalakan Aris di dalam rumahnya. ”Malam itu dia meninggalkan rumahnya untuk menjemput istrinya. Katanya lilin yang dia nyalakan menyambar motornya sehingga api langsung meluas,” tambahnya. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Api akhirnya berhasil dipadamkan petugas kebakaran setelah 1,5 jam. Sedikitnya 10 unit kendaraan pemadam kebakaran dan satu unit ambulance yang datang mengatasi kebakaran itu di lokasi.
“Pemadam juga lambat datang, sudah habis tiga rumah baru mereka muncul, tapi kalau tidak ada mereka dan hanya mengandalkan warga sini mungkin masih merembet apinya ke rumah sebelah,” ungkapnya lagi.
Untungnya lokasi kebakaran berada di pinggir jalan raya sehingga mobil pemadam tidak kesulitan untuk memadamkan rumah tersebut, namun lalu lintas jalan raya sempat macet hingga 100 meter dari titik kebakaran.
Aris menolak untuk memberikan komentar terkait kebakaran di rumahnya karena masih syok dengan insiden itu. Polisi yang lebih dulu datang ke lokasi kejadian mengamankan lokasi kebakaran untuk megantisipasi terjadinya penjarahan. Saat ini kasus kebakaran itu masih dalam penyelidikan Polres Tarakan. (saf)





