Breaking News
Home >> Politik >> Tigor Klaim Dapat Sinyal dari DPP Golkar
Tigor Nainggolan
Tigor Nainggolan

Tigor Klaim Dapat Sinyal dari DPP Golkar

Maju sebagai Bakal Calon Walikota di Pilkada Tarakan 2018

TARAKAN – Meskipun Partai Golongan Karya (Golkar) belum menentukan sikap terhadap pesta demokrasi yang akan digelar di Tarakan pada Pilwali 2018 mendatang, namun salah satu kader partai yang memiliki slogan suara Golkar suara Rakyat, Tigor Nainggolan percaya diri bakal diusung maju sebagai calon walikota. Hal itu diungkapkan Tigor, Selasa (4/10) di Tarakan.
Menurutnya, sinyal yang telah dia tangkap, saat kedatangan Ketua Umum Partai Golkar, Setyo Novanto beberapa waktu lalu ke Tarakan menjadi momen yang tak bisa disia-siakan guna mencari dukungan maju dalam Pilkada Tarakan 2018.
Menurut kader Golkar yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum DPD II Golkar Tarakan ini, niatnya maju sudah diketahui oleh pengurus DPD Provinsi Kalimantan Utara dan DPP. Terlebih, keinginan tersebut sesuai dengan penegasan Ketua Umum Partai Golkar Setyo Novanto, yang menghendaki kader terbaik maju sebagai bakal calon.
“Saya sudah menyampaikan keinginan, bahwa saya akan menjadi bakal calon dari Golkar, untuk bersaing dalam Pilwali mendatang,” terangnya.
Keinginan Tigor maju mewakili kader Golkar juga telah mulai disosialisasikan ke masyarakat. Menurutnya, Golkar telah melakukan langkah-langkah untuk memper-kenalkan diri sebagai bakal calon yang akan diusung Golkar.
Meskipun telah mendapatkan sinyal dari ketua umum, namun bukan berarti hal tersebut sebagai restu yang mutlak. Pasalnya, Golkar masih tetap mencari figur terbaik melalui tahapan perekrutan calon seperti yang telah diatur dalam AD/ART Partai Golkar.
Selain membuka pendaftaran, Golkar juga akan menurunkan tim survei untuk menyeleksi figur yang memiliki kredibilitas baik di mata masyarakat. Namun, hingga kini tim survei dari internal Golkar belum dibentuk dan ditunjuk.
“Golkar nantinya juga akan menggandeng partai lain untuk mengusung calon, karena Golkar hanya memiliki tiga kursi di DPRD Tarakan berdasarkan hasil Pemilu Legislatif 2014 lalu. Sedangkan syarat pengajuan calon dari jalur partai minimal mendapatkan dukungan lima kursi,” pungkasnya. (yan)