Published On: Rab, Apr 17th, 2013

Toko dan Bengkel Diminta Miliki Tempat Sampah

SAMARINDA- Berbagai upaya dilakukan jajaran Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, untuk mengurangi banjir di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Padat Karya dan Jalan AW Sjahranie. Salah satunya dengan meminta para pemilik toko dan bengkel untuk menyediakan tempat sampah.
Lurah Sempaja Selatan Sukardi mengatakan, sebagian sampah yang masuk ke drainase pinggir jalan berasal dari toko dan bengkel yang tidak memiliki tempat sampah. “Jenis sampah seperti ka-leng oli, bagian-bagian motor yang terbuat dari plastik, botol minuman dan berbagai produk lainnya diduga sampah mereka. Jadi saya minta mereka menyiapkan tempat sampah, agar tidak lagi membuang langsung ke drainase,” ucap Sukardi kepada Koran Kaltim.
Sukardi tidak setengah-setengah dalam bertindak. Buktinya, sudah ada dua pemilik bengkel di Jl KH Wahid Hasyim yang dia panggil.
“Saya minta mereka menghadap saya, karena mereka tidak menghiraukan imbauan. Saya minta, mereka harus sediakan tempat sampah namun sepertinya mereka lupa. Jadi saya tegur,” tuturnya.
Para pemilik toko dan bengkel yang dipanggil lurah bukan saja diberi teguran. Namun juga harus menandatangani surat perjanjian. Selain itu juga akan ada sanksi yang akan diberikan kepada pemilik toko dan bengkel jika mereka tetap tidak mengikuti permintaan tersebut. Dimana pihaknya akan mempertimbangkan kembali izin usaha mereka. (hfd612)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger

About the Author

korkal99 - Berita koran harian di kalimantan timur, Kutai Kartanegara, Bontang, Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Berau, Bulungan, politik, pemilu, pilkada, kriminal, olahraga, ekonomi

Email
Print
WP Socializer Aakash Web