Home >> Hukum & Kriminal >> Toko Roti Dirampok, Kasir Dibacok Dua Kali
SASARAN PERAMPOK: Toko roti di Jalan Imam Bonjol ini menjadi sasaran aksi perampokan.
SASARAN PERAMPOK: Toko roti di Jalan Imam Bonjol ini menjadi sasaran aksi perampokan.

Toko Roti Dirampok, Kasir Dibacok Dua Kali

Uang Tunai Rp13 Juta Dibawa Kabur

SAMARINDA – Kasus perampokan yang menyasar salah satu toko roti ternama di Samarinda, kembali terjadi. Kali ini, toko roti yang berada di Jalan Imam Bonjol, menjadi sasaran, Selasa (22/11).
Selain mengambil uang belasan juta rupiah, pelaku yang diperkirakan hanya seorang diri itu, juga sempat menganiaya kasir menggunakan parang. “Korban sempat dipukul, namun menggunakan punggung parang,” kata Kapolsekta Samarinda Ilir, Kompol Yovan Fatika.
Saat kejadian, toko tersebut sudah tak lagi melayani pembeli karena akan tutup, kasir bernama Bayu Setiawan (23) mulai menghitung uang. Uang hasil penjualan roti senilai Rp13 juta itu kemudian disimpan di bawah meja kasir. “Kejadiannya sekitar pukul 22.15 Wita, saat itu toko sudah sepi,” beber Yovan.
Seorang pelaku menggunakan jas hujan dan mengenakan helm, masuk ke toko dan langsung menodongkan sebilah parang ke arah Bayu. Pelaku awalnya memukul kepala korban menggunakan parang sambil berusaha mengambil uang. “Karena korban melawan, pelaku kembali memukul menggunakan parang dan mengenai tangan sebelah kanan,” ujar Yovan.
Berhasil mengambil uang, pelaku langsung melarikan diri menggunakan motor. “Dari keterangan warga yang berada di luar toko tersebut, pelaku hanya satu orang. Ciri-cirinya, menggunakan helm GM, pakai jas hujan, tinggi sekitar 170 centimeter,” terang Yovan.
Untuk mengejar pelaku, polisi telah memintai keterangan sejumlah saksi dan mencari rekaman CCTV (Closed Circuit Television) pada sejumah bangunan yang berdekatan dengan lokasi kejadian. “Sayangnya toko tersebut tidak memiliki CCTV,” ujar Yovan.
Sebelumnya, Minggu (30/10) lalu, cabang toko roti yang sama di di Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang juga dirampok dengan modus yang nyaris sama. Pelaku beraksi sekitar pukul 22.00 Wita, setelah kasir baru saja selesai mela-kukan penghitungan uang. Saat itu pelaku berhasil menggasak uang Rp 11 juta. (dor)