Tunggakan Pelanggan PDAM Boleh Dicicil

0
30
Adief Mulyadi

TANJUNG REDEB – Relatif banyaknya pelanggan yang menunggak pembayaran air bersih, mendorong Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah Kabupaten Berau, mengambil kebijakan berupa kompensasi pembayaran yakni pelanggan yang menunggak akan diberikan solusi berupa cicilan sesuai dengan besaran tunggakannya.
Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Segah Berau Adief Mulyadi mengatakan tetap menerima niat baik dari para pelanggan ini. Dengan jumlah tunggakan yang besar tentu bakal memberatkan pelanggan, hal ini lah yang menjadi pertimbangan PDAM untuk membantu para pelanggan ini. Tentu tidak hanya sekedar mencicil saja, tapi ada kesepakatan yang akan diambil kedua pihak nanti. “Kalau mereka mau bayar tentu kita hargai karena ini merupakan niat baik pelanggan. Kita juga harus menyikapi dengan bijak. Jadi kita bicarakan kepada pelanggan, dengan jumlah cicilan yang ada mereka sanggup berapa kali membayar. Kalau memang sudah disepakati tapi tetap menunggak akan kita putus lagi sambungannya,” ujar Adief.
Dengan mengenjot pembayaran tunggakan ini, selain membantu para pelanggan, PDAM Tirta Segah juga ingin merapikan laporan keuangannya. Hal ini juga berdasarkan hasil laporan dari auditor yang merekomendasikan agar tunggakan ini segera dibereskan. Langkah cepat dan tegas pun langsung diambil PDAM Tirta Segah. “Kita tetap berupaya agar tunggakan ini cepat diselesaikan. Jangan sampai terlalu lama dibiarkan hingga akhirnya terus membengkak. Yang kasihan nantinya kan pelanggan juga karena besar membayar tagihan air,” jelas Adief.
Saat ini, PDAM Tirta Segah telah mengambil upaya untuk menguranggi tunggakan para pelanggan dengan melakukan pemutusan atau penyegelan. Sanksi ini dikenakan kepada pelanggan yang telah menunggak lebih dari empat bulan. Dengan pemutusan ini diharapkan menjadi peringatan kepada pelanggan lain yang belum terkena sehingga segera membayar tunggakan. “Kalau aturannya kan dua bulan saja sudah diputus, tapi kita beri kompensasi hanya empat bulan ke atas saja. Kita terpaksa harus lakukan langkah tegas ini karena ini bukan satu atau dua orang yang menunggak tapi seribu lebih. Kalau terus dibiarkan bisa semakin tambah dan juga sudah diberikan peringatan dari auditor kita,” pungkas Adief. (adv/sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here