Dipublish: 8 Maret 2013, 21:11

Uji Konsistensi Tanpa Bustomi

Foto Mitra Kukar (1)

Mitra Kukar vs Persiwa Wamena

TENGGARONG – Gagal meraih angka dari tur di Jawa Timur saat menghadapi tim promosi Persepam Madura dan Persela Lamongan menunjukkan kalau grafik permainan Mitra Kukar menurun. Dibanding dengan  awal kompetisi dimana mereka selalu meraih angka penuh di kandang sendiri bahkan di kandang lawan, kini kemampuan tim berjulukan Si Naga Mekes mulai diragukan.

Ada apa dengan Mitra? Jawabannya hanya satu, konsistensi. Berbeda dengan saudara mereka Persisam Putra Samarinda yang tak berubah gaya permainannya, Mitra Kukar justru seringkali tampil dengan perfoma yang tidak stabil. Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi sang arsitek tim, Stefan Hansson.

Saat menghadapi Persepam, sebenarnya Mitra bisa meraih poin namun lini belakang yang sering kali melakukan kesalahan membuat Mitra harus menelan kekalahan dan hal itu kembali terulang saat menghadapi Persela Lamongan. Gol bunuh diri yang dilakukan Septia Hadi mungkin bisa dilakukan siapa saja, namun pertahanan yang lengah seperti yang mereka lakukan saat menghadapi Persepam tentu saja harus jadi perhatian serius.

Disiplin dan tampil ngotot jadi sebuah keharusan kalau tidak ingin posisi mereka saat ini dipapan atas melorot karena competitor terdekat seperti Persisam Putra siap menyalip. Menghadapi Persiwa Wamena besok, tak ada pilihan lain bagi Si Naga Mekes selain harus memaksimalkan kemampuan dan kembali menunjukkan permainan terbaik seperti yang mereka peragakan selama ini.

Target poin penuh memang sudah digaungkan manajemen tim. Hal itu mutlak dilakukan demi mengganti poin demi poin yang sudah hilang akibat kekalahan tiga kali dan hasil seri di kandang sendiri. “Kami menargetkan sapu bersih setiap partai yang dimainkan di Aji Imbut,” tegas Asisten Manejer Nor Alam, kepada Koran Kaltim kemarin.

Namun harapan tinggi tersebut terpaksa dilalui tanpa sang pengatur jendral lini tengah Ahmad Bustomi. Pengganti Hamka Hamzah sebagai kapten jika berhalangan ini, terpaksa absen selama satu pertandingan karena akumulasi. kartu kuning yang diterimanya saat melawan tuan rumah Persela Lamongan akhir pekan lalu, merupakan kartu kuning ke tiga-nya selama ini.

Namun menghadapi Persipura pada Rabu (13/3) selanjutnya, Stefan Hansson bisa bisa menurunkan Bustomi. “Bustomi absen melawan Persiwa, dia akumulasi. Tapi Bustomi bsia dimainkan saat melawa Persipura,” ujar Alam. Kendati demikian, Hansson masih punya pemian lainnya yang menggantikan peran Bustomi dilini tengah. Di bangku cadangan Hansson masih ada nama Dedi Gusmawan dan Hendra Ridwan. Kedua pemian tersebut menjadi alternatif Hansson untuk menggantikan Bustomi.

Hal serupa diungkapkan Hansson saat memimpin latihan kemarin sore. Menurut mantan pelatih Myanmar ini banyak pemain yang dimilikinya seperti Bustomi. Sehingga Hansson tidak memusingkan ketidakhadiran Bustomi di lini tengah. “Banyak pemain yang bisa menggantikan Bustomi. Aku pikir tidak ada Bustomi tidak ada masalah,” tuturnya.

Latihan kemarin Hansson menggelar simulasi menjelang melawan Persiwa. Dari komposisi pemain, Hansson menggantikan peran Bustomi terhadap Hendra Ridwan. Saat itu Hendra terlihat dimainkan Hansson bersama tim inti melawan tim cadangan. Sepertinya Hansson akan menurunkan Hendra sejak menit awal. “Aku pikir akan memilih Hendra,” tegasnya. (ale)

Bagikan Berita Ini

  • wp socializer sprite mask 32px Uji Konsistensi Tanpa Bustomi
  • wp socializer sprite mask 32px Uji Konsistensi Tanpa Bustomi
  • wp socializer sprite mask 32px Uji Konsistensi Tanpa Bustomi