Dipublish: 7 Mei 2013, 00:06

Verifikasi Awal Caleg DPRD Kaltim Tuntas

Banyak Masalah di Ijazah dan Surat Pengunduran Diri

SAMARINDA – Senin kemarin verifikasi administrasi berkas Caleg DPRD Kaltim telah tuntas. Dijadwal-kan hari ini dan besok KPU Kaltim akan mengirimkan surat resmi bagi seluruh parpol terkait ketidakleng-kapan berkas administrasi Daftar Calon Sementara (DCS) sebagai persyaratan menuju Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu 2014.
Komisioner KPU Kaltim, Jofri,  mengatakan sebanyak 634 berkas DCS dari 12 parpol telah diverifikasi KPU Kaltim sejak 23 April hingga saat ini. “Dari surat yang dikirimkan kepada parpol, KPU mengimbau agar parpol segera dapat mengkomunikasikan kepada para caleg terkait kekurangan maupun ketidaklengkapan berkas kepada para calegnya seusai menerima surat resmi dari kami. KPU memberikan waktu perbaikan berkas adminis-trasi pada 9-25 Mei,” ujar Jofri.
Sebagian besar permasalahan caleg tidak lepas dari legalitas ijazah. Kemudian terdapat juga sejumlah caleg yang belum menyerahkan surat pengunduran diri terkait berpindah partai. Disusul caleg yang belum mengajukan surat pemberhentiannya terkait statusnya yang masih menjabat sebagai anggota dewan. Masih ditambah juga permasalahan kelengkapan berkas administratif lainnya.
“Hingga saat ini kami belum menemukan adanya surat pengunduran dan keterangan resmi dari dewan bagi caleg yang berpindah partai maupun mengundurkan diri dari dewan untuk maju di Pemilu, tapi kami akan menunggu hingga 22 Mei mendatang pada masa perbaikan. Tentunya kekurangan tersebut akan kami sampaikan dalam surat resmi yang akan kami kirimkan kepada partai besok,” tandasnya.
Diterangkan Jofri, beberapa waktu yang lalu pihak KPU menerima informasi dari Pusat terkait masalah surat keterangan pemberhentian anggota dewan yang maju sebagai Caleg di Pemilu. Pusat menginformasikan secara lisan bahwa surat keterangan pemberhentian caleg yang telah diketahui ketua dewan atau sekretaris dewan selambat – lambatnya pada awal Agustus sebelum ditetapkannya DCT.
“Namun informasi tersebut masih kami terima secara lisan, kami belum menerima surat secara resmi oleh Pusat. Jadi saat ini kami tetap akan mengacu pada peraturan dan jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU bahwa masa perbaikan hingga 22 Mei mendatang, yang jelas semua caleg tetap harus mematuhi ketetapan yang berlaku saat ini,” terang Jofri. (fac413)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger