Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
Waduh, Kaltim Sudah Darurat Narkoba

Waduh, Kaltim Sudah Darurat Narkoba


korankaltim
korankaltim
2016-10-19 05:00:06
SAMARINDA - Ini patut menjadi perhatian bagi orangtua karena dari data yang dikeluarkan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kaltim menempati urutan ketiga dengan jumlah kasua narkoba tebanyak setelah Jakarta dan Sumatera Utara (Sumut).

Hal ini diakui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pemberdayaan BNN Kaltim, Masrudi saat menyampaikan sambutan pembukaan di acara sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba bagi Satuan Tugas (Satgas) dan warga Kelurahan Masjid, Samarinda Seberang, Selasa (18/10) siang kemarin. Kaltim masuk kategori darurat narkoba sehingga memerlukan penanagann serius. Termasuk melibatkan semua pihak terkait baik dalam upaya pencegahan maupun pemberantasan peredaran narkoba.

“Mari bersama kita berantas narkoba dan mencegah peredarannya. Salah satu yang paling nyata dengan membentuk satgas pencegahan narkoba di seluruh kelurahan. Seperti di Kelurahan Masjid yang saat ini sudah ada 15 Satgas dengan melibatkan para remaja dari usia sekolah,” tuturnya.

Jaang secara terpisah menyatakan jika predikat Kaltim yang menempati urutan ketiga nasional dengan jumlah kasus narkoba terbanyak sebenarnya harus menjadi perhatian bersama. “Saya sendiri kadang sangat sedih saat membaca berita soal narkoba. Bahkan banyak juga pegawai di Pemkot Samarinda yang sudah kami pecat hanya karena kasus narkoba. Tapi kan tidak mungkin harus dipublikasikan nama-namanya. Yang jelas, tidak ada efek baiknya setelah mengkonsumsi narkoba. Justru merugikan. Kesehatan terganggu, masa depan suram, bahkan keluarga juga bisa jadi berantakan hanya karena narkoba,” terang Jaang dengan nada mengingatkan.

Karena itu, ia meminta agar semua pihak ikut memperhatikan masalah ini. Terutama para orang tua agar sebisa mungkin mengawasi pergaulan anak-anaknya.

“Anak-anak kita adalah tulang punggung dan harapan bangsa. Maka mari kita jaga bersama masa depan mereka. Karena puluhan tahun mendatang, mereka-mereka ini yang nantinya akan menggantikan kita semua untuk memimpin negeri maupun daerah ini,” pungkas Jaang. (rs616)

loading...

baca LAINNYA