Home >> Samarinda >> Waduh, Pemkot Harus Kembalikan Rp150 Miliar

Waduh, Pemkot Harus Kembalikan Rp150 Miliar

SAMARINDA – Mengejutkan, mendekati deadline pengesahan APBD 2017 Pemkot Samarinda mendapat kabar kalau anggaran yang ada saat ini kelebihan salur alias kelebihan transfer anggaran oleh Pemerintah Pusat dan nilainya disebutkan Penjabat Sekretaris Kota (Pj Sekkot) Hermanto sebesar senilai Rp150 miliar.
“Saya heran dengan manajemen keuangan dari Pemerintah Pusat ini. Padahal deadline pengesahan tidak boleh lewat dari bulan ini. Kalau seperti ini akan menjadi masalah baru lagi karena anggaran yang telah kita rancang bakal berubah lagi,” kata Hermanto usai rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Samarinda kemarin
Untuk itu, Pemkot Samarinda berkewajiban mengembalikan anggaran senilai Rp150 miliar itu untuk kas negara. “Namun kami masih mengusahakan agar pengembalian anggarannya bisa dicicil atau tidak, besok (hari ini) kami lanjut rapat lagi,” tuturnya.
Seperti diketahui saat ini Pemkot Samarinda defisit anggaran hingga Rp755 miliar dari kebutuhan belanja daerah senilai Rp2,5 triliun. Mau tak mau pemkot harus mencukupi anggaran yang ada saat ini khususnya untuk membayar utang yang telah ditunda pembayarannya tahun ini. “Ya kalau urusan utang jelas kami akan bayar ditahun 2017 karena mulai tahun ini kami baru melunasi sebagian. Namun utang yang telah terhitung saat ini Rp261 miliar hanya untuk pembanguan tahun ini seperti Jembatan Flyover, Jembatan Mahkota II dan lainnya, itu semua belum termasuk dalam Rp261 miliar itu,” jelasnya.
Belum lagi pemkot harus berpikir karena dari bantuan keuangan dari Pemprov juga dikurang 35 persen.
“Saya pun bingung kok bisa ditengah jalan, bantuan anggaran dipangkas. Yang jelas ke depannya tidak ada lagi makanan ringan untuk kegiatan rapat dan pegawai pun tidak disupport lagi uang bahan bakar dan yang paling penting pegawai tidak ada yang di hotel dalam perjalanan dinas, tapi harus merasakan tidur dimess karena anggaran perjalanan dinas juga akan dipangkas,” pungkasnya. (ms315)