Home >> Headline >> Wah, Ratusan Satpol PP Kaltim Sambangi RSIS
RSIS sempat disambangi ratusan aparat Satpol PP Kaltim yang hendak melepaskan atribut dan spanduk yang terpasang di depan rumah sakit tersebut.
RSIS sempat disambangi ratusan aparat Satpol PP Kaltim yang hendak melepaskan atribut dan spanduk yang terpasang di depan rumah sakit tersebut.

Wah, Ratusan Satpol PP Kaltim Sambangi RSIS

Hendak Lepas Atribut, Komisi IV DPRD Kaltim Turun Tangan

SAMARINDA – Polemik mendera Rumah Sakit Islam Samarinda (RSIS) mulai memunculkan riak-riak kecil, dimana ratusan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kaltim sempat menyambangi rumah sakit berlokasi di Jalan Gurami Samarinda yang hentikan pelayanan sejak 16 November lalu, karena tak mendapat perpanjangan izin operasional dari Pemkot Samarinda.
Informasi dihimpun Koran Kaltim menyebut, pada 21 November lalu RSIS kedatangan aparat sipil penegak Perda yang hendak mencopot spanduk dan atribut terpampang di depan rumah sakit tersebut. Kondisi itu nyaris munculkan ketegangan dengan Ormas Islam pembela hak ratusan karyawan RSIS dibawah naungan Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi). Bahkan, kedatangan aparat Satpol PP pertama kali juga terjadi pada pekan kedua bulan November, jelang berakhirnya izin operasional RSIS.
Terkait hal itu, seluruh anggota Komisi IV DPRD Kaltim kompak mendukung RSIS. Bahkan, meminta diberi kabar jika Pemprov kembali kerahkan Satpol PP ke RSIS. “Saya dengar dari karyawan dan ormas Islam, bahwa Satpol PP mendatangi RSIS. Kami harap semua pihak bisa meredam situasi. Karyawan perlu ketenangan melayani medis darurat. Hal itu hanya picu keributan,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Mursidi Muslim kepada Koran Kaltim, Kamis (24/11).
Mursidi mengaku siap memediasi antara RSIS dan Satpol PP Kaltim untuk menjaga kenyamanan dan ketenangan di RSIS. “Kalau didatangi lagi, saya akan ke lokasi dan hubungi Kepala Satpol PP Kaltim. Kita tahu mereka hanya diperintah atasan. Saya harap mereka paham masalah ini dan tunggu proses hukum. Jangan ganggu karyawan yang bekerja,” pintanya.
Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua Fraksi Golkar Kaltim, Rita Artaty Barito mengaku mendukung pihak Yarsi dan RSIS. Karena itu, Rita meminta karyawan dan Ormas Islam yang mengawal RSIS tetap jaga sikap dan tak membuat suasana semakin keruh.
“Satpol PP Kaltim itu hanya diperintah, kami berharap mereka bijaksana menyikapi masalah ini. Soal nasib karyawan dan warga sekitar, saya yakin semua pihak ingin damai, tenang dan aman. Semua punya hak yang sama,” ucap Rita juga Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim ini. (man)