Breaking News
Home >> Kutai Kartanegara >> Warga Cekcok Gara-gara Kotoran Sapi

Warga Cekcok Gara-gara Kotoran Sapi

TENGGARONG – Kasus ini cukup menggelikan namun harus menjadi pelajaran. Dua warga di Kelurahan Maluhu, Keca-matan Tenggarong terli-bat cekcok gara-gara kotoran sapi. Polisi hing-ga lurah terpaksa turun tangan menyelesaikan kasus ini.
Kehidupan Hamidin dan tetangganya, Danuri awalnya berjalan cukup harmonis. Namun, beberapa bulan terakhir, semenjak Danuri mendapat bantuan sapi dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kukar, silaturahmi mereka mulai renggang.
Bukan iri karena tidak mendapatkan bantuan ternak dari pemerintah, Hamidin yang hidup berkecukupan ini kesal karena bau kotoran sapi yang dipelihara Danuri.
“Kasus ini baru pertama kali terjadi sejak saya tinggal di Maluhu, tahun 1970,” kata Lurah Maluhu, Sukono.
Perselisihan kedua warga ini menyedot perhatian masyarakat Maluhu. Sejumlah warga kesal kepada Hamidin yang dinilai berlebihan. Ia dianggap tidak bisa memahami kehidupan warga pedesaan. Memelihara ternak di lingkungan pemukiman merupakan hal yang biasa bagi warga sekitar.
“Akhirnya Hamidin melaporkan ke kami untuk ditindaklanjuti persoalan yang dialami keluarganya,” ujar Sukono.
Agar masalah ini tidak melebar, Sukono lalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas. Kedua pihak selanjutnya dihadirkan.
“Kami memfasilitasi antara keluarga Hamidin dan Danuri untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Akhirnya Hamidin sepakat tidak akan mempersoalkan lagi, sedangkan Danuri diminta untuk menjaga kebersihan kandang sapi yang dimilikinya, dan berusaha mensiasatinya dengan memberikan obat penetral bau. Kami mengharapkan konflik seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Sukono. (ran415)