Breaking News
Home >> PPU - Paser >> Warga Desa Ancam Portal Jalan

Warga Desa Ancam Portal Jalan

TANA PASER – Warga sekitar Desa Mengkudu, Lomu dan Desa Pengguren di Kecamatan Batu Engau, gusar dengan perusahaan yang terkesan mengabaikan surat dari Bupati Paser yang meminta mereka untuk segera memperbaiki jalan yang menghubungkan dua kecamatan, yaitu Kecamatan Batu Engau dan Kecamatan Tanjung Harapan.
Sebagai tindak lanjut dari kekecewaan tersebut, warga setempat berencana akan melakukan penutupan jalan itu. Hal ini disampaikan salah satu warga desa, Harman saat dihubungi.
“Sudah sebulan sejak surat bupati keluar, tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan jalan dilakukan. Ini berarti, kedua perusahaan ini mau lari dari tanggung jawab, dikiranya masyarakat tidak bisa mengawasi dan melaporkan,” ungkapnya, Rabu (30/11) kemarin.
Kondisi jalan saat ini, lanjut dia, hanya bisa dilintasi kendaraan yang dimiliki oleh perusahaan, sementara kendaraan lain tidak bisa. “Selama ini, kalau ada mobil warga yang terjebak lumpur, maka mereka (pihak perusahaan) akan datang untuk membantu menarik mobil warga itu. Yang ini wajar aja,” ucapnya.
Dikatakan, melihat kondisi yang sangat memprihatinkan itu, Bupati Paser menyampaikan surat ke perusahaan untuk melakukan perbaikan dan perawatan jalan yang sejatinya merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Namun, yang kami butuhkan adalah sesuai dengan isi surat bupati, yakni perbaikan jalan, sehingga bisa dilintasi tanpa hambatan dan aral melintang, apalagi saat musin penghujan melanda,” ujarnya.
Dijelaskan, bahwa pemberitahuan disampaikan melalui surat Nomor 500/234/Ek.Adm.SDA/2016 tertanggal 31 Oktober 2016 tentang partisipasi perbaikan dan perawatan jalan Kerang – Random.
“Di mana, perbaikan jalan tersebut dibagi per wilayah menjadi empat bagian. Nah, yang menjadi sorotan warga adalah wilayah Mengkudu – Lomu – Pengguren yang menjadi tanggung jawab PT Agro Inti Kencana Mas dan PT Inhutani,” paparnya. (sur)