Home >> Samarinda >> Waspada Penyakit ISPA dan DBD
HARUS DIJAGA: Musim hujan saat ini membuat penyakit rentan datang dan anak-anak paling cepat terkena ISPA atau DBD juga diare
HARUS DIJAGA: Musim hujan saat ini membuat penyakit rentan datang dan anak-anak paling cepat terkena ISPA atau DBD juga diare

Waspada Penyakit ISPA dan DBD

Musim Penghujan, Dinkes Berharap Jumlah Penderita Menurun

SAMARINDA – Musim peralihan terjadi di hampir seluruh daerah di Indonesia, dimana tadinya musim panas sekarang menjadi musim hujan. Kondisi ini tentu rentan menimbulkan berbagai penyakit terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan Demam Berdarah Denguu (DBD) yang disebabkan nyamuk aedes aegypti.
Karena itulah Kepala Dinas Kesehatan Samarinda Nina Endang Rahayu meminta masyarakat Kota Tepian untuk memperkuat daya tahan tubuh karena dua penyakit yang bisa menimbulkan kematian tersebut mengintai setiap saat.
“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui Puskesmas terkait bahaya penyakit ISPA dan DBD yang saat ini rentan menyerang karena musim hujan sekarang terjadi hampir setiap hari. Penyakit yang marak dalam peralihan musim terjadi pada bulan November ke Desember hingga Februari 2017 mendatang,” papar Endang..
Data yang diperoleh media ini dari Dinkes Samarinda tahun 2015 silam dari September hingga November, penderita ISPA 11.039 orang, diare 3.551 penderita dan DBD 172 penderita. Untuk ISPA tertinggi terjadi di Kelurahan Sempaja Timur tertinggi 1.656 penderita data dari 1 Januari 2016 hingga saat ini sedangkan DBD terbesar Kelurahan Sidomulyo 221 penerita data dari 1 Agustus 2015 hingga saat ini. “Dari data itu diharapkan warga bisa lebih waspada dan tahun ini bisa lebih menurun jumlah penderitanya. Antisipasi harus dilakukan mulai saat ini kalau memang mau terhindar dari penyakit ISPA dan DBD juga diare,”ucap Endang.
Endang juga memberikan tips kepada masyarakat untuk menghindari penyakit tersebut. Caranya sederhana, yaitu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mengkonsumsi makanan bergizi semisal dari sayur-sayuran dan buah-buahan.
“Sebenarnya, cukup sederhana dengan cara tetap menjaga asupan makanan. Harus lebih banyak makan sayur dan buah, kemudian banyak minum air putih. Istirahat cukup dan juga menjaga aktivitas olahraga,” sebutnya.
Masyarakat diminta untuk menerapkan perilaku hidup bersih. Misalnya selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan. “Dengan berperilaku hidup bersih dan sehat pasti penyakit tak akan datang. Biasanya yang rentan terkena penyakit itu anak-anak, jadi orangtua harus waspadai,” pungkasnya. (man)