Share?

PT. Telen Serahkan Lahan Plasma Kemitraan


korankaltim
korankaltim
    2018-04-19 03:46:24.000000
img

PENYERAHAN LAHAN: Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ujang Rahmad menyaksikan penandatanganan penyerahan lahan kemitraan. (MARDIANSYAH/humasprov)

KAUBUN - Pemerintah telah menetapkan kebijakan 20 persen lahan inti diperuntukkan bagi plasma (kebun masyarakat). Menurut Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak kegiatan usaha perkebunan dengan pola kemitraan sebagai upaya memperbaiki kesejahteraan rakyat.

Penegasan gubernur itu disampaikan Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ujang Rachmad pada  penyerahan lokasi definitif kebun plasma kemitraan seluas 590 hektar dari PT Telen kepada Koperasi Pertanian Trimulya di Desa Bukit Permata Kecamatan Kaubun Kabupaten Kutai Timur, Rabu (18/4) kemarin.

Diungkapkannya, komitmen Pemprov Kaltim dalam pembangunan ekonomi berbasis kemasyarakatan seperti pengembangan kebun plasma dari perusahaan kepada masyarakat.

“Pemprov mengapresiasi perhatian dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat terutama upaya bersama meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat,” katanya.

Selain itu, akselerasi pemerintah dengan swasta sangat strategis dalam pengurangan angka pengangguran dan pengentasan kemiskinan.

“Pertanian dalam arti luas sudah menjadi program prioritas dan subsektor perkebunan merupakan bagian dari kegiatan peningkatan perekonomian masyarakat. Sinergi pemerintah dan swasta sangat penting,” harapnya.

Dia menambahkan lahan plasma 20 persen akan dievaluasi dan kerjasama masyarakat yang memiliki badan hukum (koperasi) untuk kemitraan.

Sementara perwakilan manajemen PT Telen Teladan Prima Group Hendro Setiyo Adji mengemukakan pihaknya sangat mendukung program pemerintah terutama pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan. 

“Perusahaan mengharapkan dukungan dan kerja sama serta sinergi masyarakat sehingga memberikan imbas positif bagi peningkatan taraf hidup dan kemajuan masyarakat desa,” ujarnya.

Sedangkan Camat Kaubun Muhammad Amin mengungkapkan masyarakat sangat bertekad membentuk desa terpadu mandiri menuju Desa Wisata Perkebunan.

“Desa-desa kami targetkan menjadi sentra perikanan (udang galah), desa hortikultura dan desa cerdas serta desa pangan dan desa wisata,” jelasnya.

Kegiatan dirangkai pencanangan Desa Wisata Perkebunan dan penandatanganan kerjasama Excess Power antara Pemprov Kaltim, Pemkab Kutim dan PT Telen.Sekaligus penyerahan bibit jeruk Borneo Prima,  bantuan sapi untuk 6 kelompok tani serta peralatan olahraga juga makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil.Juga, beasiswa untuk Kecamatan Kaliorang dan Kaubun masing-masing Rp370 juta untuk 25 orang.

Hadir Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura H Ibrahim, Kepala Dinas Peternakan Dadang Sudarya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Didi Rusdiansyah, Kepala Dinas Perhubungan H Salman Lumoindong serta pimpinan OPD lainnya.

Tampak pula General Manager PT Telen Teladan Prima Group I Wayan Suama dan jajaran manajemen PT Telen serta tokoh oemuda dan masyarakat Kaubun. (yans/sul/adv)

berita TERKAIT


baca LAINNYA

Korankaltim.com - Cerdas Bersama Rakyat