Share?

Awal Puasa, Puskesmas Diminta Siaga


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     2018-05-16 03:12:21.000000
img

COFFEE MORNING: Bupati Kutai Timur Ismunandar saat pimpin rapat coffee morning

SANGATTA - Belajar dari pengalaman tahun lalu, awal bulan puasa tidak sedikit warga yang mengalami gangguan kesehatan. Memperhatikan itu Bupati Kutim Ismunandar meminta fasilitas kesehatan tetap siaga, termasuk ketersedian obat-obatan.

Bupati Ismunandar mengatakan bulan Ramadan tinggal menghitung hari saja, puskesmas diharapkan tetap siang menerima keluhan masyarakat, biasanya di awal puasa ada yang kena diare dan di akhir puasa bisa asam urat hingga koresterol. Untuk itu pelayanan harus siaga dan tidak lupa ketersediaan obat agar dicek secara saksama.

"Stok obat dicek. Paling tidak yang umumnya sering dibutuhkan harus ada," pintanya saat memimpin rapat coffee moring, di Ruang Meranti, Kantor Bupati, Senin (14/5).

Menjawab instruksi itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Timur, Bahrani memastikan untuk puskemas akan selalu siap dalam memberikan pelayanan ke masyarakat. Hanya yang diwaspadai adalah ketersedia obat karena stok obat mulai menipis akibat utang ke pihak ketiga yang belum dilunasi.

"Pemesanan obat sudah dilakukan, tinggal pengiriman saja. Pihak ketiga minta kami melunasi utang tahun 2017, setelah itu baru obat bisa dikirim. Totalnya Rp2,1 miliar," sebutnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, untuk menyiasati ketersedian obat selama bulan puasa nanti, maka pihaknya akan menggunakan dana JKN dan Baper, sambil menunggu dana pembayaran utang cair.

"Sebagian dana itu bisa untuk belikan obat. Tapi untuk kebutuhan seterusnya utang itu harus segera dilunasi," tegasnya.

Di hadapan Wabup Kasmidi Bulang dan Sekretaris Kabupaten (Setkab) Irawansyah dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir, turut dibahas sejumlah layanan vital lain seperti pasokan air bersih dan listrik guna menghadapi bulan suci Ramadan 1439 hijriah ini. (adv/yul1116)

berita TERKAIT


baca LAINNYA

Korankaltim.com - Cerdas Bersama Rakyat