Breaking News
Home >> Headline >> Akhirnya, Anggota DPRD Samarinda Tes Urine Mendadak

Akhirnya, Anggota DPRD Samarinda Tes Urine Mendadak

SAMARINDA – Meski beberapa waktu lalu telah diwacanakan untuk tes urine bagi 45 anggota DPRD Samarinda. Akhirnya, Rabu (30/11) sekitar pukul 16.20 WITA, wakil rakyat berkantor di Jalan Basuki Rahmat II itu tiba-tiba diminta buang air kecil, dan serahkan sampel urine ke petugas BNNP Kaltim yang tiba-tiba datang ke kantor wakil rakyat, pagi kemarin. Karena sedang berlangsung paripurna pengesahan APBD Samarinda 2017, tes urine digelar sore hari.
Tes urine baru dimulakan pukul 16.20 WITA, ketika sejumlah anggota DPRD kembali dari rapat paripurna. Usai mendapat penjelasan, Ketua DPRD Samarinda, Alphad Syarif langsung setuju digelar tes urine terhadap seluruh anggota DPRD. Alphad menjadi orang pertama yang jalani tes urine. “Tes urine ini sangat baik. Ada yang berpikir anggota DPRD ada yang konsumsi narkoba dan lainnya, Jadi, hari ini kami antusias dan yakin semua anggota DPRD Samarinda ingin menunjukkan pada masyarakat, bahwa kami tidak gunakan narkoba,” kata Alphad ditemui usai tes urine, kemarin.
Politisi Golkar itu yakin jika seluruh anggota DPRD Samarinda tak ada yang gunakan narkoba. Namun, jika ada yang terbukti dan positif, sanksi tegas menanti. “Kalau terbukti gunakan narkob), akan ditindak sesuai aturan berlaku. Apapun bentuknya, pasti diberi sanksi,” ujarnya.
Kendati digelar mendadak, suasana tetap berlangsung cair tanpa ketegangan. Meski beberapa diantara anggota DPRD harus menunggu beberapa saat untuk keluarkan urine, karena mengaku baru buang air kecil. Tak hanya Alphad yang antusias, anggota DPRD asal Partai Hanura, Saiful juga sangat bersemangat. “Supaya bisa berikan contoh pada masyarakat bahwa anggota DPRD bebas narkoba. Tapi, sebaliknya jika ada yang positif narkoba, silakan diproses hukum,” papar Saiful.
Hingga Pukul 18.30 WITA, tes urin baru selesai. Namun, dari total 45 anggota DPRD Samarinda, hanya 35 yang hadir tes urine.
Petugas BNNP Kaltim masih koordinasi untuk jadwalkan tes urine susulan.
“Yang dites hanya 35 orang, 10 orang masih tersisa. Kami koordinasi kapan tes urine lagi, yang jelas, kami tak jadwalkan waktu pastinya,” kata Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Kaltim, Iwan Setiawan yang menyebut tes urine digelar atas perintah Kepala BNNP Kaltim, Brigjen Pol Sufyan Syarif. (dor)