Home >> PPU - Paser >> APBD 2017 PPU Ditetapkan Rp1,2 Triliun
PENGESAHAN APBD: Bupati PPU, H Yusran Aspar bersama Ketua DPRD, H. Nanang Ali, Wabup, H. Mustaqim MZ Waket DPRD, Syahruddin M Noor, Sekda, Tohar  dan Sekwan Pahlawan Syahrani foto bersama usai penandatanganan Perda APBD 2017 yang tetapkan sebesar Rp1,2 triliun lebih.
PENGESAHAN APBD: Bupati PPU, H Yusran Aspar bersama Ketua DPRD, H. Nanang Ali, Wabup, H. Mustaqim MZ Waket DPRD, Syahruddin M Noor, Sekda, Tohar dan Sekwan Pahlawan Syahrani foto bersama usai penandatanganan Perda APBD 2017 yang tetapkan sebesar Rp1,2 triliun lebih.

APBD 2017 PPU Ditetapkan Rp1,2 Triliun

Ditutupi Silpa, APBD ‘Zero’ Defisit

PENAJAM – DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyetujui APBD PPU tahun 2017 sebesar Rp1,2 triliun lebih. Hal disampaikan saat rapat paripurna, Rabu siang (30/11) kemarin dalam agenda penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD tahun anggaran 2017, yang dipimpin Ketua DPRD, Nanang Ali, dihadiri, Bupati, H Yusran Aspar, Wabup, H Mustaqim MZ unsur pimpinan dan anggota DPRD serta undangan lainnya.
Bupati dalam sambutannya usai laporan Banggar mengatakan, pada prinsipnya semua fraksi secara umum telah menyetujui Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2017 dimaksud untuk ditetapkan menjadi Perda APBD tahun Anggaran 2017 dengan beberapa penekanan.
Menurutnya, sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah pasal 111 poin 1, bahwa Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2017 dan Rancangan Peraturan Bupati tentang APBD Tahun Anggaran 2017 yang telah disetujui bersama DPRD sebelum ditetapkan akan disampaikan kepada gubernur untuk dievaluasi. Hal ini dimaksudkan agar tercapai keselarasan antara kebijakan daerah dan kebijakan nasional, keselarasan antara kepentingan publik dan kepentingan aparatur serta untuk untuk meneliti sejauhmana APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum, peraturan yang lebih tinggi, dan atau peraturan daerah lainnya yang ditetapkan oleh kabupaten/kota. Hasil evaluasi dimaksud, berupa surat keputusan gubernur selanjutnya dilakukan penyempurnaan oleh kepala daerah bersama dengan Banggar DPRD.
Dibeberkannya, APBD PPU tahun 2017 yang telah ditetapkan sebesar Rp1,2 triliun lebih tersebut dapat merupakan nilai total belanja yang direncanakan, namun berkurang sebesar Rp253,908 miliar lebih dari perubahan APBD 2016 sebesar Rp 1,472 triliun.
“Berdasarkan dokumen Raperda tentang APBD tahun 2017 secara umum mengenai pendapatan, belanja dan pembiayaan. Dimana total belanja sebesar Rp1,2 triliun lebih, lalu pendapatan ditargetkan sebesar Rp1,068 triliun lebih atau terdapat penurunan sebesar Rp234,158 miliar lebih atau 21,9 persen bila dibandingkan dengan target pendapatan dalam Perubahan APBD 2016 ini sebesar Rp1,302 triliun lebih,” urainya.
Menurutnya, penurunan pendapatan tersebut, merupakan akumulasi dari pengurangan tiga jenis pendapatan daerah yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp100 miliar turun sebesar Rp109,483 miliar lebih dari Perubahan APBD 2016 ini sebesar Rp209,483 miliar lebih. Dana perimbangan turun direncanakan sebesar Rp863,914 miliar lebih, turun sebesar Rp81,280 miliar dibandingkan APBDP 2016 sebesar Rp945,195 miliar lebih. (nav)