ASN Jangan Bekerja Kaku


korankaltim
korankaltim
2017-05-22 07:00:20
Selingkuh, Bakal Disanksi



PENAJAM – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) jangan bekerja menjalankan tugasnya dengan kaku hanya terpaku pada kegiatan rutinitas saja. Demikian diungkapkan Bupati PPU, H Yusran Aspar, kepada Koran Kaltim, siang kemarin.

“Saya minta ASN PPU jangan hanya melakukan pekerjaan tugas rutinitas saja, jadi harus berbuat sesuatu diluar skenario yang ada, sehingga mampu menghasilkan inovasi terbaik dalam kinerjanya guna kemajuandi daerah ini,”ujarnya.

Dibeberkan Yusran, dirinya sudah kerap kali memberikan motivasi kepada seluruh pejabat ASN di PPU agar memberikan inovasi dalam pelaksanaan tugasnya, tidak terpaku kegiatan rutinitas dan hanya bergantung pada anggaran yang ada.

“Silahkan berinovasi diluar skenario yang ada, namun harus memiliki argumentasi yang kuat. Jangan terikat rutinitas selama ini hanya menunggu perintah baru dikerjakan. Bahkan ada yang diberi perintah tetapi tidak dijalankan,”tukasnya.

Menurutnya, selama ini kebanyakan ASN di PPU terbiasa dengan perintah, setelah diperintah tidak dijalankan. Prilakukan menjadi kebiasaan yang kurang baik dalam meningkatkan kinerja ASN PPU sendiri. Oleh karena itu dalam meningkatkan kemampuannya maka setiap ASN dituntut untuk bisa berinovasi diluar skenario atau rutinitasnya.

Ia mencontohkan, seperti kredit UMKM bagi pelaku usaha dan kredit infrastruktur pedesan dengan bunga kredit kecil hanya 2,5 persen saja, ini belum pernah ada di daerah manapun di Indonesia. Tetapi karena dilakukan diluar skenario atau rutinitas inovasi ini dinilai cukup baik dan sebelumnya telah berjalan baik ketika itu hanya diarahkan ke petani dan pelaku UMKM saja, kemudian dikembangkan sasarannya. “Saya menilai secara keseluruhan pola pikir ASN di PPU ini perlu dilakukan perubahan agar bisa berinovasi dalam melaksanakan tugasnya sehari – hari sebagai seorang aparatur,”sebut Yusran.

Bupati juga mempertegas adanya sanksi bagi ASN yang terlibat perselingkuhan. Ia menjelaskan, sebagai seorang ASN harus dapat menjaga martabatnya jadi tidak baik kalau melakukan perbuatan asusila perselingkuhan. Sehingga bagi mereka yang terbukti melakukan prilaku itu dirinya tidak segan – segan memberi sanksi berat kepada ASN tersebut.

Menurutnya, selingkuh adalah perbuatan zina dan diharamkan oleh agama, jadi lebih baik dinikahi saja, kan ASN perbolehkan beristri dua asalkan telah mendapatkan persetujuan istri pertama jika mampu, apabila tidak mampu lebih baik berpuasa sebagaimana perintah nabi Muhammad SAW. Apabila tertangkap pasti ada sanksinya.

Terkait dengan oknum ASN Dr (40) yang melakukan perbuatan percobaan pencabulan terhadap seorang siswi kelas IX SMPN di sekitar Kecamatan Penajam, Yusran menegaskan, dirinya tidak mengikuti itu sementara hingga kini dirinya belum mendapatkan surat rekomendasi sanksi kepada Dr yang dikeluarkan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) PPU, sehingga masih belum bisa mengambil langkah.(nav)

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
2 tahun yang lalu | dibaca 699 kali
img