Balikpapan Akan Bentuk 7 Kampung KB


korankaltim
korankaltim
2017-05-22 07:10:21
BALIKPAPAN - Wujudkan keluarga sejahtera, Pemerintah Kota Balikpapan mencanangkan 7 Kampung KB di enam Kecamatan. Pencanangan 7 kampung KB bertepatan peringatan hari Kebangkitan Nasional pada Sabtu lalu (20/5).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMP2KB) Balikpapan Sri Wahyuningsih menjelaskan kampung KB merupakan program inovasi BKKBN Pusat diatensi oleh Presiden Joko Widodo pada 2016. “Arahannya satu kampung KB dibentuk, tapi 2017 arahannya satu kecamatan harus memiliki satu kampung KB,” ujarnya.

Perhatian pemerintah pusat ditindaklanjuti melalui surat Wali Kota 2017 meminta agar kampung KB dibentuk di tiap kelurahan.

“Dibentuknya 7 kampung KB maka di Balikpapan ada 8 kampung KB. Satu sudah dibangun 2016,” kata Sri Wahyuningsih akrab disapa Yuyun.

Delapan lokasi KB diantaranya ada di dua kelurahan Kecamatan Balikpapan Timur, dan dua di kelurahan Kecamatan Balikpapan Tengah, dan sisanya ada empat tersebar di kecamatan lainnya.

Jelasnya penetapan lokasi kampung JB berdasarkan juknis adalah wilayah kumuh dan banyak masyarakat miskin. Kondisi wilayah masyarakat kumuh dan miskin diakui kesertaan ber-KB rendah dan ada banyak persoalan disana.

Yuyun mengharapkan dengan pembentukan kampung KB akan ada program-program intervensi yang akan dilakukan stakeholder terkait untuk menyikapi persoalan yang ada disana.

Sementara Provinsi Kalimantan Timur menargetkan akan ada 103 kampung KB di Kaltim. Sejak program tersebut dicanangkan tahun 2016 oleh Pemerintah Pusat. Kehadiran 7 kampung KB di kota Balikpapan merupakan yang ke 35 untuk wilayah Kalimantan Timur.

“Kampung KB yang dicanangkan di Balikpapan menjadi yang ke 35 untuk wilayah Kaltim. Kita ingin untuk Kaltim bisa mencanangkan 103 kampung KB,” ujar Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga berencana Nasional (BKKBN) Kalimatan Timur, Eli Kusnaeli usai pencanangan Kampung KB di Balikpapan.

“Tim dari kampung KB ini merupakan dari masyarakat untuk masyarakat. Sehingga kadernya dari masyarakat, untuk mensejahterakan kampung dari berbagai sektor yakni pendidikan, ekonomi, kesehatan. Makanya ada lintas sektor,” jelasnya.

Selanjutnya, setelah pencanangan kampung KB akan dikembangkan program. Program masing-masing kampung KB berbeda-beda karena sesuai dengan kebutuhan berdasarkan data yang diperoleh. “Harapannya dengan kampung KB secara kesejahteraan, pendidikan dan ekonomi berjalan sinergi yang nantinya menghasilkan generasi yang berkualitas untuk keluarga dan bangsa,”tukasnya. (din)

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
2 tahun yang lalu | dibaca 1.791 kali
img
korankaltim
korankaltim
1 tahun yang lalu | dibaca 328 kali
img
korankaltim
korankaltim
1 tahun yang lalu | dibaca 3.134 kali
img