Banjir Rendam 1.183 Rumah di Semayang


korankaltim
korankaltim
2017-05-22 07:10:09
Listrik Diputus, Waspada Air Kiriman Sungai Belayan



TENGGARONG – Banjir yang terjadi di Desa Semayang, Kahala Ilir, Kahala, dan Desa Tubuhan, Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara berpotensi semakin besar karena adanya air kiriman dari sungai Belayan yang bermuara di Danau Semayang.

Saat ini, sudah ada 1.183 rumah yang terendam akibat banjir yang dihuni 1.362 kepala keluarga dengan ketinggian air antara 50 centimeter hingga 2 meter lebih.

“Data baru yang dihimpun ada empat desa yang terendam, yakni Kahala Ilir, Kahala, Tubuhan, dan Semayang,” kata Sekcam Kenohan, Riduan, Minggu (21/2).

Riduan mengaku, banjir saat ini sudah mulai surut beberapa centimeter. Namun, kemungkinan banjir akan semakin meningkat karena informasi yang diterimanya, sungai Belayan di Kecamatan Tabang kini tengah pasang. “Air sungai belayan itu mengalir ke sungai Keliran dan bermuara di Danau Semayang di Desa Semayang,” bebernya.

Khusus di Desa Semayang, akibat banjir membuat desa ini terisolir dan hanya bisa ditempuh dengan menggunakan perahu. Sementara akses jalan darat sudah lama terendam dan tidak bisa dilewati. PLN juga memutus aliran listrik di desa itu karena khawatir terjadi korsleting dan membahayakan warga.

Ironisnya, informasi yang diterima Koran Kaltim, bantuan sembako baru akan datang Senin (22/5) hari ini, padahal banjir yang terjadi sejak beberapa pekan lalu.

“Ada beberapa rumah yang sudah tenggelam dan tidak dihuni lagi. Hanya datanya belum kami terima berapa jumlah pastinya, khusus di Semayang. Tapi sebagian warga itu membuat tingkatan di dalam rumah,” ucap Riduan.

Beberapa warga juga harus mengungsi dan tinggal di keramba ikan karena rumahnya terendam banjir. “Insyah Allah besok (hari ini, Red) Tim Tagana BPBD Pemprov akan membangun posko di Semayang,” tegasnya. (ami)

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
1 tahun yang lalu | dibaca 387 kali
img
korankaltim
korankaltim
1 tahun yang lalu | dibaca 736 kali
img