Jalan Trans Kaltim Tering-Long Iram Rusak Parah


korankaltim
korankaltim
2017-05-23 15:00:57
SENDAWAR – Jalan negara Trans Kaltim tepatnya di kawasan Gunung Bangan, antara Kampung Muara Mujan, Kecamatan Tering dengan Kampung Muara Leban, Kecamatan Long Iram, Kabupaten Kubar mengalami kerusakan parah. Aspal yang ada di badan jalan berlubang di sisi kiri dan kanan. Praktis hanya menyisakan setengah badan jalan yang utuh. Sialnya, hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki.

Informasi yang dihimpun media ini, aspal jalan ini baru berusia setahun. Saat ini aspal sudah hancur terkelupas dan berlubang cukup dalam. Kira-kira, kerusakan jalan mencapai 100 meter panjangnya.

“Kami berharap segera ada perbaikan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kaltim. Badan jalan itu rusak parah sudah hampir setahun,” tutur Amin (56) warga Kecamatan Long Iram, kepada Koran Kaltim, Senin (22/5).

Senada dipaparkan Sinto (36) warga Kampung Muara Mujan. Menurut dia, kerusakan jalan yang membuka isolasi kampung itu sangat membantu jika dalam kondisi mulus. Tapi dengan kerusakan seperti sat ini warga merasa sangat terganggu. Aktifitas keseharian warga di sana juga lamban karena jalan tak bisa dilintasi dengan kecepatan normal.

“Sangat rawan, kondisi rusaknya parah berlobang dalam. Setiap hari anak kami sekolah melalui jalan itu. Kami berharap segera ada perhatian dari pemerintah,” urainya.

Dikonfirmasi terpisah Camat Long Iram, Burhan tak menampik kondisi kerusakan badan jalan antara Kampung Muara Leban-Muara Mujan tersebut sangat parah. “Saya sudah koordinasikan ke Pemkab Kubar dan Dinas PU. Jalan itu masih dalam masa pemeliharaan jadi perbaikan masih jadi beban perusahaan kontraktor. Nah sekali lagi saya imbau agar pihak kontraktornya segera memperbaiki jalan itu,” terang Burhan, Senin (22/5) di Sendawar.

Dia menyebut, jika belum juga ada tindakan perbaikan oleh kontraktor, maka secepatnya akan dilaporkan kepada pemkab. Kontraktor pengerja jalan itu dinilainya ‘pura-pura’ tidak tahu. “Mereka (kontraktor) harus segera perbaiki jalan itu. Kalau belum juga ada tindakan, maka segera saya laporkan kembali ke DPU Kubar, agar memanggil perusahaan itu untuk bertanggung jawab,” jelasnya.

Senada, Camat Tering, Unat. Dia sudah kerap mendapat laporan keresahan warga atas kondisi jalan itu. Dia tidak memungkiri tanggung jawab perbaikan jalan itu adalah kontraktor pengerja.

“Kita tunggu agar mereka (kontraktor) segera melakukan perbaikan. Karena masih dalam masa pemeliharaan. Kita beri waktu dalam bulan ini, kalau tidak ada tanggapan, maka segera kembali saya laporkan kepada Pak Bupati dan Wabup,” ujarnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kubar asal Kecamatan Long Iram, Astaman meminta Pemprov Kaltim segera memperhatikan kerusakan jalan yang baru berusia setahun itu. “Penyebab utama kerusakan aspal tergulung, keriting dan berlubang karena dilalui alat berat dengan muatan melebihi kemampuan badan jalan. Kami minta kontraktornya serius perbaiki, jangan ada manipulasi, sehingga aspal benar-benar kuat,” tuturnya. (imr)

baca LAINNYA