Kuota CPNS PPU Masih Terkendala ABK dan Anjab


korankaltim
korankaltim
2013-02-25 01:18:50
PENAJAM  - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Penajam Paser Utara (PPU), hingga saat ini masih terkendala belum  tuntasnya Analisa Beban Kerja (ABK) dan Analisa Jabatan (Anjab) sebagai dasar usulan tambahan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di PPU tahun ini. Hal ini diungkapkan, Kepala BKD PPU, Alimuddin, kepada Koran Kaltim, siang kemarin.

“Untuk bisa mengajukan jumlah CPNS di daerah, harus berdasarkan ABK dan Anjab serta proyeksi kebutuhan pegawai lima tahun kedepan di Pemkab PPU, sementara hingga kini bagian Organisasi Tata Laksana (Ortal) Setkab PPU, belum menuntaskannya, sehingga kami kesulitan untuk mengajukan kebutuhan CPNS tahun 2013 kepada Kementrian Pendayangunaan Apartur Negera dan reformasi Birokrasi  (Kemenpan - RB) RI,”ujarnya.

Diterangkannya, dalam penerimaan pegawai ini, BKD hanya mengusulkan dalam melaksanakan seluruh teknis perekrutan, namun untuk pembuatan ABK dan Anjab serta proyeksi kebutuhan PNS lima tahun kedepan yang dilakukan oleh Ortal Setkab PPU, selaku satuan kerja yang membidanginya.

Alimuddin menambahkan, hal ini sesuai dengan pernyataan Menpan-RB, Azwar Abubakar beberapa waktu lalu, dimana usulan  penambahan formasi CPNS dari jalur umum untuk tahun 2013 harus berdasarkan Anjab, ABK dan harus sudah memiliki proyeksi kebutuhan pegawai lima tahun ke depan.

Namun kunci penambahan CPNS yakni ABK, Anjab serta proyeksi tersebut belum juga tuntas. Untuk diketahui, BKD telah mengusulkan sebanyak 800 CPNS, dan diharapkan sekitar 300-an bisa setujui  oleh Kemenpan – RB sebagai kuota rekrument CPNS PPU tahun 2013, namun karena terkendala Anjab, ABK serta proyeksi kebutuhan pegawai 5 tahun kedepan, maka pihaknya belum mengetahui apakah PPU mendapatkan kouta penerimaan di tahun ini.

Lebih lanjut dikatakan, penerimaan CPNS untuk PPU masih pada formasi tenaga pendidikan, kesehatan, dan teknis. Pasalnya, jumlah kebutuhan  tiga formasi tersebut masih sangat dibutuhkan oleh organisasi di lingkungan Pemkab, namun untuk jumlah kebutuhan setiap formasi baru diketahui setelah Anjab dan ABK selesai dibuat. “Jika ABK, Anjab serta proyek kebutuhan PNS telah selesai dibuat, maka kami berencanaan menkonsultasikannya ke  Kemenpan – RB, karena penambahan CPNS di PPU sangat mendesak diharapkan PPU mendapatkan kouta perekrutan tahun ini juga,” harapnya. (nav)

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
2 tahun yang lalu | dibaca 2.043 kali
img
korankaltim
korankaltim
2 tahun yang lalu | dibaca 1.180 kali
img