Maskapai BUMN Diminta Layani Warga Perbatasan


korankaltim
korankaltim
2013-02-25 01:19:16
MALINAU - Masalah  keterisolasian kawasan perbatasan dari berbagai akses terus mendapat perhatian dari berbagai pihak termasuk Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).

Dalam kunjungannya ke Malinau, Kamis (14/2) pekan kemarin, Menteri PDT, Helmy Faishal Zaini berjanji akan mengusulkan dan mendorong pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas fasilitas-fasilitas  dasar yang bernilai strategis bagi kehidupan mereka. Antara lain pembangunan jalan termasuk infrastruktur transportasi udara yang saat ini menjadi akses utama masyarakat perbatasan. “Saya akan terus dorong, usulan agar pusat terus memenuhi kebutu-han sarana transportasi yang me-madai. Pembangunan bandara dan penyediaan pesawat,” jelasnya.

Lebih khusus menanggapai masalah  kebutuhan masyarakat terhadap akses penerbangan murah, kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan bahwa kementeriannya telah mengusulkan agar maskapai penerbangan milik BUMN dapat melayani kebutuhan penerbangan masyarakat perbatasan, pedalaman dan kawasan terpencil sejenisnya.

“Saya juga nanti akan bertemu dengan maskapai penerbangan BUMN misalnya Garuda atau Merpati. Kedua maskapai ini ‘kan disubsidi, dibiayai oleh negara, maka menurut saya jalur-jalur atau trayek-trayek regular yang sudah diambil maskapai swasta ditinggalkan saja,” paparnya.

Selanjutnya, imbuh Helmy Faishal, maskapai negara  ini berkonsentrasi alias lebih fokus untuk melayani penerbangan ke wilayah terpencil seperti ke Malinau termasuk ke daerah-daerah perbatasannya.(wh)

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
1 tahun yang lalu | dibaca 1.673 kali
img