Pihak RSUD sebut Usus Subianto Berlubang


korankaltim
korankaltim
2013-02-25 01:19:47
TANJUNG REDEB - Pihak RSUD Abdul Rivai (AR) Tanjung Redeb mengeluarkan klarifikasi menanggapi  persoalan yang dialami salah seorang pasiennya, Subianto (56) yang selama kurang lebih 3 tahun yang ha-rus hidup dengan dua lubang diperutnya pasca operasi.

Humas RSUD AR Tanjung Redeb, Erva Anggriana menjelaskan, sejak 10 Januari 2013 yang lalu pasien tersebut diterima oleh dokter IGD pukul 11.25 Wita. Pasien mengalami pembengkakan pada bagian perut yang dulunya pernah dioperasi colostomy.

Bagian dalam perutnya pecah akibat  pasien terjatuh atau terpeleset 1 minggu sebelum masuk rumah sakit. Berdasarkan pantauan dari dokter dan pengakuan pasien sendiri,  luka operasi juga sulit sembuh karena dipengaruhi beberapa faktor, seperti hygiene yang kurang, gizi yang kurang, perawatan di rumah yang tidak telaten, minum obat yang tidak teratur, pasien yang kurang teratur kontrol ke dokter pasca operasi dan bisa juga dikarenakan suatu penyakit seperti kencing manis.

“Pada pasien ini dilakukan colostomy, dikarenakan pada perut pasien ini dicurigai adanya benda didaerah usus besar bagian bawah. Sehingga pasien tidak bisa mengeluarkan BAB ditempat yang semestinya seperti orang normal. Colostomy itu sendiri merupakan operasi untuk membuat lubang buatan yang dibuat oleh dokter ahli bedah pada dinding abdomen untuk mengeluarkan feses.  Lubang terbuka pada hasil colostomy inilah yang disebut stoma. Pada Colostomy ini memang prosedurnya dibuat 2 lubang pada perut yaitu ditengah dan dikiri agak ke bawah. Kedua lubang tersebut mempunyai fungsi masing-masing. Dan keduanya dioperasi pada saat yang bersamaan,” ungkapnya.

Dijelaskan, pasien ini dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan bantuan radiologi . Dan ternyata terjadi fistula (lubang) diusus yang abnormal akibat jatuh tersebut. (ind1112)

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
2 tahun yang lalu | dibaca 4.291 kali
img
korankaltim
korankaltim
1 tahun yang lalu | dibaca 1.626 kali
img
korankaltim
korankaltim
1 tahun yang lalu | dibaca 12.496 kali
img