Pilwali Tarakan Tetap 10 September


korankaltim
korankaltim
2013-02-25 01:13:18
TARAKAN - Pemilihan Walikota Tarakan tetap digelar bersamaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim pada 10 September 2013. Hal ini ditegaskan Anggota KPU Tarakan, Hendy kepada Koran Kaltim belum lama ini. Sesuai keputusan UU Kaltara beberapa waktu lalu bahwa masyarakat Tarakan masih akan memilih Calon Gubernur (Cagub) Kaltim untuk terakhir kali tahun ini menunggu persiapan pemerintahan definitif di Provinsi Kaltara. Karena itu, pelaksanaan tahapan Pilwali telah disamakan dengan Pilgub Kaltim saat rapat bersama KPU Kaltim di Samarinda, Januari lalu. “Tahapannya sudah dimulai sejak September 2012 lalu, jadi menunggu hasil keputusan apakah berbarengan Pilwali Tarakan dan Pilgub Kaltim, KPU Tarakan sudah memulai tahapan Pilwali sejak September 2012 lalu. Dalam rapat kerja dengan KPU Kaltim di Samarinda sudah menyusun regulasi keputusan KPU selama 160 hari dari 10 September 2012 hingga 12 Februari 2014,” jelasnya.

Adapun tahapan pada Februari ini yakni pengangkatan calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). “Pendaftaran dan pengangkatan PPK dan PPS berlangsung sebulan, sejak 14 Februari hingga 14 Maret 2013. Kemudian, Maret dilanjutkan penyampaian, pemberitahuan dan pendaftaran para pemantau Pemilu hingga April,” bebernya.

Pendaftaran calon digelar Mei 2013 sekaligus verifikasi kelengkapan dan syarat pasangan calon akan mendaftar sebagai Calon Walikota (Cawali) dan Calon Wakil Walikota (Cawawali) Tarakan. Tahapan itu akan dilakukan bersama KPU Kaltim, dan hasil pasangan calon yang memenuhi syarat maju akan diumumkan bersamaan. “Tanggal 2-28 Mei, pasangan calon akan mendaftar, baik diajukan Partai Politik (Parpol), gabungan Parpol atau perseorangan. Kemudian, dilakukan penelitian dan verifikasi persyaratan. Jika ada perbaikan, segera diberitahukan ke pasangan calon untuk melengkapi dan diteliti ulang selama 7 hari,” katanya

Jadwal kampanye masih dibicarakan lebih lanjut dengan semua pasangan calon dan tim sukses. Setelah ditentukan, KPU akan berkoordinasi ke Panitia Pengawas Pemilu untuk pengawasan terkait pelanggaran dilakukan pasangan calon dan tim suksesnya saat kampanye. Masa tenang selama 3 hari dimulakan 7 September, kemudian 10 September pemungutan suara bersamaan Pilgub Kaltim. “Lalu, hasil perhitungan suara dengan rekapitulasi perhitungan dan berita acara perhitungan suara dimulai 16-18 September. Sedangkan pengumuman pasangan meme-nangkan Pilwali akan dilantik dan diangkat sumpah dan janji walikota dan wakil walikota pada 1 Maret 2014,” ungkapnya. (saf)

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
1 tahun yang lalu | dibaca 619 kali
img