Sudah Dua Hari Sinyal Telkomsel Menghilang


korankaltim
korankaltim
2017-05-22 07:00:33
MAHAKAM ULU – Masyarakat di lima kecamatan yang tercakup dalam Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), mengeluhkan sinyal telekomunikasi salah satu operator yang selama ini beroperasi di wilayah itu yang menghilang.

Puncaknya pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-IV Mahulu, Sabtu (20/5) tiba-tiba sinyal telkomsel menghilang di kawasan Ibukota Mahulu, Ujoh Bilang. Sehingga aktivitas komunikasimasyarakat melalui telepon tanpa kabel itu secara total terputus. “Masih terus berlanjut, sampai hari ini (kemarin, Red) total jaringan Telkomsel menghilang di Kecamatan Long Bagun. Tidak bisa berkomunikasi menggunakan handphone (HP), karena tidak ada jaringannya,” kata Alfian (31), warga Kampung Kayu Mas, Kecamatan Laham, kepada Koran Kaltim saat berada di Pelabuhan Tering, Kubar, Minggu (21/5) sore.

Alfian mengatakan masyarakat Mahulu mengeluh, karena jaringan telekomunikasi seluler diwilayah itu selama ini kerap timbul tenggelam. “Sempat beberapa bulan lalu pernah kejadian yang sama. Sinyal Telkomsel menghilang total di Ujoh Bilang. Mereka (Telkomsel, Red) beralasan ada baterai di tower pemancar yang terbakar. Lantas, dengan pelayanan seperti saat ini, apa memang disengaja. Kami berharap

pemerintah bersikap tegas dengan kondisi ini,” bebernya.

Hal senada disebutkan puluhan warga Ujoh Bilang saat berada di Pelabuhan Tering, kemarin. Mereka mengeluhkan kondisi sudah dua hari sinyal Telkomsel di wilayah itu menghilang. Komunikasi terputus total, mereka berharap Pemkab Mahulu dan Pemprov Kaltim turun tangan dengan kondisi itu. “Sangat sedih dengan kondisi ini. Semua komunikasi menggunakan HP dan telepon terputus. Kami hanya ingin bertanya, mengapa sejauh ini jaringan sinyal operator telekomunikasi di Mahulu tidak ada tindakan perbaikan. Kami terisolir, berada di kawasan perbatasan, tidak ada jaringan telekomunikasi,” papar Huvart Ding (48) warga Kecamatan Long Bagun.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Telkomsel di Balikpapan belum berhasil dihubungi. Upaya konfirmasi oleh Koran Kaltim petang kemarin melalui seluler kepada manajemen operator itu, belum ada jawaban.(imr)

baca LAINNYA