Jumat, 25/10/2019
Jumat, 25/10/2019
Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh membuka secara resmi Festival Hudoq Cross Border 2019. (Istimewa/KoranKaltim.Com)
Jumat, 25/10/2019

Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh membuka secara resmi Festival Hudoq Cross Border 2019. (Istimewa/KoranKaltim.Com)
KORANKALTIM.COM, UJOHBILANG - Festival Hudoq Cross Border 2019 direncana untuk memecahkan pada Musuem Rekor Indonesia (MURI). Pasalnya selain melibatkan ratusan peserta, tarian Hudoq juga dilakukan 24 jam nonstop.
Rekor itu pernah tercatat MURI pada 2018 lalu di lokasi yang sama, yakni Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu. Pada tahun ini festival dimulai sejak Kamis sore kemarin dan berakhir Jumat petang nanti sekira pukul 19.00 WITA (25/10/2019).
Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan Tuvuung/Tambur dan Gong oleh Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh bersama Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang.
"Semoga dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan serta rasa persaudaraan di NKRI. Sekaligus melestarikan seni dan budaya di tengah perkembangan zaman," kata Belawan.
Bupati Mahakam Ulu mengapresiasi para peserta yang antusias menyukseskan festival untuk kedua kalinya. Dia pun berharap budaya Dayak semakin lestari dan perekonomian warga juga meningkat.
Penulis : M Yasin Handayan
Editor : Hendra
Jumat, 25/10/2019
Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh membuka secara resmi Festival Hudoq Cross Border 2019. (Istimewa/KoranKaltim.Com)
TERPOPULER