Share?

Ditetapkan Calon, Besok ‘Cabut’ Nomor


korankaltim
korankaltim
    2018-02-12 12:43:01.000000
img

SAMARINDA - Sesuai jadwal tahapan Pilgub Kaltim, Senin (12/2) hari ini empat pasangan bakal calon akan ditetapkan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda.

Diperkirakan kantor Komisi Pemilu dipenuhi kerumunan massa para pendukung dan simpatisan. Tapi KPU Kaltim membatasi simpatisan dan massa pendukung hanya 15 orang yang bisa masuk ke ruangan. Sisanya, hanya boleh di halaman kantor.

Sebanyak 616 personel gabungan disiagakan menjaga keamanan. “616 personel terdiri dari Polresta Samarinda 251 orang, kemudian Brimob 139, Korem 091/ASN 64, kemudian POM TNI 5 orang, intel Polda 6 orang, dari Sabhara Polda 51 orang dan Batalyon 611 sebanyak 100 orang,” kata Karo Ops Polda Kaltim, Kombes Pol Heri Heryandi, ditemui Koran Kaltim di KPU Kaltim, Minggu (11/2).

Jumlah personel masih bisa bertambah, tergantung kondisi. “Pola pengamanan tetap kita bagi di ring 1 yaitu di tempat kegiatan atau di dalam gegung, ring 2 demikian juga kami siapkan pengamanan ring 3,” paparnya. 

Polisi kata dia akan menjalankan pengamanan standar. Pintu masuk, setiap orang akan diperiksa melalui secdor (security door).

Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Boney Wahyu Wicaksono menuturkan Jalan Basuki Rahmat di tutup. “Kita tutup mulai sekitar pukul 08.30 Wita,” ucap Boney. 

Komisioner KPU Kaltim, Rudiansyah mengaku sama sekali belum mengetahui hasil pemeriksaan para bakal calon. Dia meminta pewarta menunggu sampai diumumkan secara resmi hari ini. “Hasilnya kami belum bisa ungkap, tunggu saja,” kata dia.

Tim pemenangan pasangan bakal calon mengaku tak ada masalah dengan syarat pencalonan. Jadwal penetapan hanya sebatas seremoni menetapkan empat pasangan menjadi calon gubernur dan wakilnya saja.

Aji Sofyan Alex, Ketua Tim Pemenangan Isran Noor-Hadi Mulyadi mengaku sama sekali tak ada diperintah untuk melakukan perbaikan. Dia yakin jagoannya sudah tak ada masalah. “Kalau bermasalah seharusnya sejak awal, kami kan yang pertama melakukan tes, sampai sekarang tak ada permintaan perbaikan, artinya ga ada masalah,” kata dia.

Senada, Rusman Yaqub Ketua Tim Pemenangan Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat mengaku jagoannya bakal melenggang ke pertarungan pilgub setelah ditetapkan sebagai calon oleh KPU Kaltim. Dia mengaku, berdasarkan informasi yang diterima pasangannya bakal mulus menyandang sebagai calon. “Sudah semua persyaratan dilengkapi, informasi yang kami terima sudah tak ada masalah,” kata Rusman.

 Nomor Urut

Sehari setelah penetapan pasangan calon, Komisi Pemilu menjadwalkan pengundian nomor urut, Selasa (13/2). Empat pasangan calon akan mencabut nomor urut yang sudah disiapkan oleh KPU. Ada harapan dari empat nomor yang disiapkan. Biasanya nomor berkaitan dengan hoki atau ada cerita bahkan bisa melangkapi ikon sebagai kampanye.

Sekretaris PPP Kaltim, Gamalis berharap pasangan Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat bisa mendapat nomor urut 1. Kalau tidak, nomor urut 2. “Kalau nomor urut dua, ibujari dan telunjuk bisa sebagai ikon JADI,” kata Gamalis.

Tapi Syaharie Jaang yang ditemui media ini mengaku tak risau dengan nomor.  “Enggak lah, saya gak terlalu pikirkan itu,” ujar Jaang ditemui di Samarinda.

Terpisah, Aji Sofyan Alex, ketua Tim Pemenangan Isran Noor-Hadi Mulyadi mengaku tidak mempermasalahkan soal nomor. Baik Isran, maupun Hadi Mulyadi menganggap semua nomor sama. “Nomor urut berapa saja tak masalah, yang penting bagi kami kerja untuk rakyat yang utama,” kata Aji Sofyan Alex.

Ada yang unik nanti dalam pengambilan nomor urut calon, KPU Kaltim memberlakukan kepada seluruh staf KPU berbusana adat nusantara. “Saya berharap paslon juga berbusana adat, ini sebagai pembelajaran agar kita ingat ragam budaya Indonesia,” kata Sekretaris KPU, Syarifuddin Rusli.

KPU kata dia tak menentukan pakaian adat yang akan dikenakan. “Terserah saja, yang penting pakaian adat,” kata dia. (dor/rs)

berita TERKAIT


baca LAINNYA

Korankaltim.com - Cerdas Bersama Rakyat