Home >> Bontang - Kutim >> Menghindarkan Polisi Bertemu Masyarakat
MASYARAKAT menunjukkan SIM yang mereka urus
MASYARAKAT menunjukkan SIM yang mereka urus

Menghindarkan Polisi Bertemu Masyarakat

Cegah Pungli, Polres Kutim Matangkan Penerapan SIM Online

SANGATTA – Untuk menghindari adanya pungli, khususnya dalam pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM), Polres Kutai Timur berencana menerapkan layanan SIM Online di Kutai Timur (Kutim), tahun 2017 mendatang.
“Secepatnya kita akan memberlakukan SIM online di Kutim, karena website kita sudah jadi. Insya Allah dalam bulan ini atau tahun depan lah, kita akan berlakukan,” kata Kapolres Kutai Timur, AKBP Rino Eko, saat ditemui di kantor Bupati Kutai Timur.
Rino menerangkan, dia dan jajarannya, menerapkan terobosan baru. Seperti melakukan pendaftaran secara online, menggunakan aplikasi maupun dengan mengakses website Polres Kutai Timur.
“Tujuan dilakukan terobosan baru tersebut khususnya di SIM, untuk memperbaiki sistem-sistem, berdasarkan teknologi yang ada sekarang. Terutama untuk menghindari adanya pertemuan antara petugas dan masyarakat,” jelasnya.
Di sisi lain, terkait sapu bersih pungutan liar (saber pungli) di Kutai Timur, bukan hanya pihak kepolisian saja yang akan melakukannya, melainkan bersama-sama semua instansi. Di kepolisian, sudah dibentuk satuan tugas (Satgas) penindakan.
“Untuk saber pugli di Kutim sendiri, kita masih menunggu Surat Keputusan (SK) Bupati. Kalau tidak salah dalam minggu ini sudah terbit,” terang Rino.
Terkait rencana kerja yang akan dilakukan, lanjut dia, terlebih dahulu akan melakukan sosialisasi di instansi-instansi masing-masing, terutama dalam hal pencegahanya. “Gambaran segi sektor, kita kedepankan di inspektorat,” ungkapnya sembari menunggu rapat berkala untuk membahas berkaitan dengan saber pungli.
“Intinya kedepanya kita lebih baik lagi terutama dalam pelayanan masyarakat,” tabah Rino.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Sangatta Mulyadi mengatakan, terkait saber pungli di Kutim, memang masih menunggu SK dari Bupati. Mengingat, hal tersebut melibatkan semua instansi, baik kepolisan dan kejaksaan. “Rencana minggu depan ada rapat pembentukan untuk saber pungli untuk di Kutim,” demikian Mulyadi. (sab)