Breaking News
Home >> Samarinda >> Pertamina Harus Perhatikan Standar Keamanan

Pertamina Harus Perhatikan Standar Keamanan

SAMARINDA – Walikota Samarinda Syaharie Jaang memberikan peringatan serius kepada pihak Pertamina selaku perusahaan yang menyiapkan tabung Liquid Petroleum Gas (LPG). Pertamina diharapkan bisa lebih memperhatikan standar keamanan demi menjaga keselamatan masyarakat sebagai konsumen.
Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan sosialisasi penggunaan LPG bright gas 5,5 kilogram di aula Rumah Jabatan Walikota Jalan S Parman, Samarinda Ulu Selasa (29/11) lalu. Jaang mengakui jika belakangan ada oknum warga nakal yang mulai mengoplos gas. “Warga kita ini memang sangat kreatif. Banyak yang kreatif sampai-sampai gas LPG saja dioplos. Makanya kalau bisa di perhatikan bagaimana caranya supaya titipannya tidak bisa dibuka sehingga tidak ada lagi yang mengoplos,” kata Jaang.
Jaang menyambut baik program LPG 5,5 kilogram yang dijual seharga Rp 65 ribu tersebut. Apalagi dari laporan yang diterima, sebenarnya LPG dengan kemasan baru ini jauh lebih aman dibandingkan LPG 3 kilogram yang merupakan program subsidi tersebut.
“Rasanya tidak mahal kalau Rp 62 ribu. Lebih mahal membeli pulsa dan rokok. Apalagi ini untuk kebutuhan rumah tangga. Semoga para PNS di rumahnya masing-masing bisa menggunakan LPG non subsidi ini. Silakan disosialisaikan, kalau perlu disosialisasikan di halaman Balaikota biar lebih banyak pegawai yang tahu soal ini,” ucapnya.
Sementara perwakilan Pertamina, Ardiyanto Tato mengakui jika Samarinda menjadi salah satu sasaran pasar yang sangat strategis. Bahkan untuk Kalimantan, Samarinda yang kini dengan jumlah penduduk hampir mencapai satu juta jiwa itu menjadi daerah pertama yang disasar Pertamina.
“Makanya kita coba gencarkan sosialisasi di Samarinda. Memang LPG non subsidi ini diperuntukkan bagi masyarkat menengah ke atas. Tapi harganya tidak terlalu mahal. Keuntungannya, bentuknya praktis dan mudah dibawa, warnanya menarik dan identik dengan ibu-ibu, kemudian dari segi keamanannya juga lebih terjamin,” beber Ardiyanto. (ms315/*)