Share?

Kaltim Peringkat Enam Daerah Rawan Pilkada


korankaltim
korankaltim
    2018-02-14 08:48:20.000000
img

SAMARINDA – Pada pilkada serentak 2018, Kaltim menjadi salah satu daerah yang menjadi atensi Mabes Polri. Kaltim masuk dalam ranking enam secara nasional potensi gangguan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kerawanan ini jadi pekerjaan rumah bagi Kepolisian agar pilkada di Kaltim tetap berjalan aman hingga terpilihnya gubernur baru.

“Kalau di tingkat nasional Kaltim termasuk ranking 6 dalam peta kerawanan kamtibmas (keamanan ketertiban masyarakat)  dalam rangka menghadapi pilkada ini, saat ini Kaltim masih kondusif,” kata Kepala Biro Operasi POlda Kaltim, Kombes Pol Heri Heryandi, kemarin.

Menurut dia, polisi diwajibkan tetap siaga mengamankan setiap tahapan yang berjalan pada Pilgub Kaltim saat ini. Seperti yang dijalankan, Selasa (13/2) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim melaksanakan pengundian nomor urut bagi empat pasangan calon. Pengamanan di lokasi pencabutan nomor urut, Hotel Mesra Internasional Samarinda serba ketat.

Polisi menyiagakan satu unit mobil water canon dan mobil pengamanan baracuda di luar gedung pertemuan. Pengamanan lain, saat memasuki aula lokasi pengundian nomor urut, setiap undangan yang datang seluruhnya diperiksa. Tas bawaan hingga periksa badan.

Polda Kaltim saat ini masih menangani pengamanan di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara). Di provinsi itu, tahun ini hanya satu daerah yang menggelar pemilihan wali kota Tarakan. Dengan demikian, Polda Kaltim mengamankan setidaknya ada tiga agenda pilkada serentak, di Kota Tarakan, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Pemilihan Gubernur Kaltim.

Ketiganya kata dia, sama-sama menjalankan agenda yang sama. Berdasarkan laporan yang diterima, seluruhnya berjalan aman dan kondusif. “Informasi yang saya terima dari Polres Tarakan dan dari Polres PPU, Alhamdulillah semua berjalan sesuai dengan yang kita inginkan,” kata Heri.

Polisi kini bersiap menyongsong pengamanan tahapan kampanye pilkada serentak yang dimulai, Kamis (15/2) sampai 23 Juni 2018. 

Mengamankan jalannya kampanye, polisi kata dia sudah menyiagakan setengah kekuatan pasukan di bawah kendali Polda Kaltim.

“Pengamanan dalam rangka tahapan kampanye. Untuk personel yang dilibatkan setengah kekuatan kami sekitar 2.700-an untuk pengamanan pilkada, sisanya itu melakukan pengamanan pada kegiatan lain,” tandasnya.

Heri menyebut, saat ini kondisi keamanan di Kaltim menjelang Pilkada serentak, masih aman kondusif.

Untuk di masing-masing daerah, Heri menyebut semua mendapatkan perlakuan yang sama dalam pola pengamanan, sehingga tidak ada daerah yang dikategorikan rawan atau tidak rawan.

Kepada masing-masing calon, Polda Kaltim telah menempatkan masing-masing empat personel sebagai pengawalan pribadi. Pengamanan ini sifatnya melekat kepada setiap kandidat yang akan bertarung hingga pilkada rampung. (dor)

berita TERKAIT


baca LAINNYA

Korankaltim.com - Cerdas Bersama Rakyat