Breaking News
Home >> Politik >> Setnov Kembali Jabat Ketua DPR RI
PELANTIKAN KETUA DPR: Anggota DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto (kedua kiri) mengucapkan sumpah jabatan saat dilantik menjadi Ketua DPR sisa masa jabatan tahun 2014-2019 dalam Sidang Paripurna di Kompleks Parlemen, senayan, Jakarta, Rabu (30/11). Setya Novanto resmi menjabat Ketua DPR usai dilantik menggantikan Ade Komarudin.
PELANTIKAN KETUA DPR: Anggota DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto (kedua kiri) mengucapkan sumpah jabatan saat dilantik menjadi Ketua DPR sisa masa jabatan tahun 2014-2019 dalam Sidang Paripurna di Kompleks Parlemen, senayan, Jakarta, Rabu (30/11). Setya Novanto resmi menjabat Ketua DPR usai dilantik menggantikan Ade Komarudin.

Setnov Kembali Jabat Ketua DPR RI

Jokowi Berpesan Agar Kerja yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara

JAKARTA – Politikus Partai Golongan Karya (Golkar), Setya Novanto diambil sumpah jabatan setelah resmi kembali menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Seluruh fraksi pada Rapat Paripurna setuju dengan pergantian jabatan Ketua DPR RI dari Ade Komarudin ke Setya Novanto.
Dalam sambutannya, ia berterima kasih kepada seluruh fraksi yang memberikan dukungan dan percaya padanya untuk kembali memimpin DPR. Dia juga berjanji akan bekerja dengan mementingkan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.
“Saya menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, sekaligus sebagai bukti untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Saya bersama pimpinan DPR RI lain akan bekerja keras menjalankan amanah ini sesuai dengan harapan rakyat. Kami juga akan meningkatkan hubungan yang lebih produktif dengan lembaga tinggi negara yang lain, khususnya dengan Presiden Republik Indonesia,” katanya, Rabu (30/11) kemarin.
Pergantian Setnov bukan tanpa ganjalan. Salah satu fraksi yaitu partai Demokrat, mempertanyakan alasan Partai Golkar melakukan pergantian tersebut. “Pergantian Ketua DPR RI adalah hak prerogatif Partai Golkar sendiri. Maka kami menghargai keputusan itu. Tapi kami juga berhak mempertanyakan alasan pergantian itu,” tanya Politikus Partai Demokrat Benny K Harman.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak ambil pusing terkait pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Ade Komarudin ke Setya Novanto.
“Ya itu wilayah di DPR lah,” ujar Jokowi usai bicara empat mata dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan di beranda belakang Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (30/11) kemarin.
Jokowi berharap pergantian itu tak memengaruhi tugas dan kinerja wakil rakyat untuk membangun bangsa. ?”Kita inginnya semuanya bermanfaat bagi bangsa dan negara,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Atas pergantian ini, DPP Partai Golkar mempersilakan Ade Komarudin (Akom) menyampaikan keinginan terkait karier politik pilihannya setelah tak lagi lagi menjabat Ketua DPR RI.
“Kita dengarkan dia maunya di mana. Karier politik itu dia sendiri yang menentukan bukan kita yang menentukan. Dia maunya ini, maunya itu, kita akan bantu,” ujar Ketua Koordinator Bidang Kepartaian DPP Partai Golkar Kahar Muzakir, Rabu (30/11) kemarin.
Menurut Kahar, Akom adalah kader terbaik Partai Golkar yang sudah dua puluh tahun menjadi anggota DPR RI. “Tapi sampai saat ini dia belum bilang apa-apa,” ujar dia. (vvi/sdn/rol)