Breaking News
Home >> Politik >> Tjahjo Jelaskan Ambang Batas Maksimal 5 Persen

Tjahjo Jelaskan Ambang Batas Maksimal 5 Persen

JAKARTA – Dalam rapat kerja perdana antara pemerintah dengan Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang Undang (RUU) Pemilu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menjelaskan klausul pemerintah terkait ambang batas parlemen atau parliamentary treshold. “Untuk ambang batas parlemen, kami ambil posisi 3,5 persen. Pemerintah maksimum 5 persen,” kata Tjahjo di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (30/11).
Ia menjelaskan, pemerintah pada dasarnya ingin ambang batas parlemen naik mulai dari 3,5 persen, 4 persen hingga 5 persen. Ia menyebutkan, NasDem misalnya ingin agar ambangnya naik hingga 7 persen. Namun pemerintah tetap harus mempertimbangkan keberadaan partai baru. “Pimpinan Pansus bisa mengundang partai-partai baru, siapa partai baru yang bisa ikut Pemilu, aspirasinya bisa didengar,” kata Tjahjo menambahkan.
Sebelumnya, Pansus RUU Pemilu menargetkan menyelesaikan pembahasan hingga akhir April 2017. Pansus memulai pembahasan dengan rapat kerja bersama pemerintah. Secara maraton, Pansus memanggil pihak yang kompeten memberikan masukan soal RUU tersebut. (vvi)