Breaking News
Home >> Headline >> WIKA Jadi Pelaksana Proyek Jetty Balikpapan

WIKA Jadi Pelaksana Proyek Jetty Balikpapan

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) dan PT Wijaya Karya (WIKA) hari ini menandatangani kontrak Site Development & New Jetty Construction untuk proyek RDMP RU V Balikpapan.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Rachmad Hardadi dan Direktur Operasi II Wika Bambang Pramujo di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta disaksikan oleh Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto.
Wika terpilih sebagai pelaksana proyek setelah melalui proses tender yang dilakukan Pertamina. Proyek yang sangat penting bagi upaya mendukung persiapan pembangunan Kilang RDMP RU V Balikpapan ditargetkan tuntas dalam 12 bulan terhitung sejak ditandatanganinya kontrak.
Pelaksanaan Site Development & Construction Jetty yang berlokasi di dalam Kilang RU V Balikpapan ini merupakan milestone pertama proyek RDMP RU V Balikpapan. Adapun tujuannya adalah untuk penyiapan lahan area pembangunan infrastruktur kilang seluas 75 hektare (Ha), membangun construction jetty dengan ukuran 30×100 meter berkapasitas 6.500 DWT untuk keperluan bongkar muat peralatan kilang, serta membangun prasarana jalan dan gedung serta peralatan marine.
“Terpilihnya Wika sebagai pelaksana proyek ini sekaligus dapat mengukuhkan sinergi BUMN yang akan memberikan manfaat optimal bagi negara. Selanjutnya, kami mengharapkan agar proyek ini dapat dilaksanakan oleh Wika dengan safe, tepat waktu, tepat budget, dan tepat kualitas sehingga dapat on-time mendukung pembangunan secara fisik proyek RDMP RU V Balikpapan,” kata Rachmad dalam keterangan tertulis yang diterima, Jakarta, Kamis (1/12/2016).
Terkait dengan target penyelesaian proyek RDMP RU V Balikpapan, kata Racmad, mechanical completion ditargetkan selesai pada akhir Juni 2019 dan commissioning dapat dilaksanakan mulai September 2019.
Direktur Operasi II Wika Bambang Pramujo menambahkan, sebagai pelaksana site development dan new jetty construction, Wika akan akan bersinergi dengan seluruh stakeholders. (okz)