Share?

Kelamaan di TPS, Pedagang Jadi Merugi


korankaltim
korankaltim
    2018-02-13 07:44:57.000000

BALIKPAPAN - Sejumlah pedagang yang berjualan di beberapa kios Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Blauran Klandasan, mengaku mengalami kerugian beberapa waktu belakangan ini. Akibat dagangannya sepi dikarenakan sangat sulitnya dijangkau warga akibat lokasinya yang saat ini berada di belakang eks lokasi kebakaran Pasar Blauran Klandasan.

Sejak terbakarnya pasar Blauran Klandasan Balikpapan pada 20 Mei 2012 lalu. Para pedagang terpaksa menempati TPS yang dibangun oleh Pemkot Balikpapan kala itu. Namun sepanjang perjalanannya, TPS tersebut semakin tahun semakin sepi. Bahkan dari ratusan kios yang jumlahnya mencapai 292 kios, sebagian besar sudah tutup.

Nanda seorang tenaga jasa servis hand phone yang menempati kawasan tersebut mengaku, dalam beberapa tahun belakangan ini, pasar tersebut justru semakin hari semakin sepi pengunjung. Bahkan ironisnya banyak sekali kios yang terpaksa tutup.

“Ya kasian kan teman teman pedagang di sini. Gmana mau laku dagangannya, jika kios tempat ia berjualan sangat sepi pengunjung atau pembeli akibat akses jalannya yang sempit dan hanya bisa dilalui sepeda motor saja,” ujar Nanda saat ditemui di kiosnya, Senin (12/2), dikutip dari inibalikpapan.com

Nanda mengharapkan kepada Pemerintah Kota Balikpapan dapat merelokasi ke eks lokasi kebakaran di pasar tersebut. Yang saat ini kawasan tersebut dipergunakan sebagai lahan parkir mobil milik pedagang di kawasan tersebut.

Ia pun menyadari bahwa Pemkot Balikpapan saat ini sedang mengalami devisit anggaran. Namun menurutnya, para pedagang ini hanya meminta agar kios-kios TPS tersebut direlokasikan ke lokasi eks kebakaran. “Saya yakin memindahkan kios kios yang ada di TPS ini dari belakang ke lokasi eks kebakaran tersebut tidak memakan biaya yang sangat besar,” ujarnya.

Jika relokasi ini disetujui, maka secara otomatis kios kios TPS yang ada di belakang pasar, bisa dijadikan lahan parkir para pengunjung yang datang  ke pasar. (ib)

berita TERKAIT


baca LAINNYA

Korankaltim.com - Cerdas Bersama Rakyat