Kamis, 26/12/2019
Kamis, 26/12/2019
Bupati Kutim, Ismunandar
Kamis, 26/12/2019

Bupati Kutim, Ismunandar
KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Menjelang berakhirnya tahun 2019 pemerintah Kabupaten Kutai Timur masih menyisakan beberapa program yang belum direalisasikan, dibuktikan dengan beberapa program prioritas yang akan dilanjutkan tahun berikutnya.
Terkait hal itu, menuju awal tahun 2020 Pemkab Kutim menyiapkan sejumlah program prioritas yang akan dilakukan pada awal tahun 2020 mendatang, seperti perbaikan infrastruktur jalan pemenuhan air bersih dan aliran listrik di desa-desa hingga mengatasi kawasan-kawasan yang masih berstatus blank spot.
Bupati Kutim Ismunandar mengatakan pada awal tahun 2020 mendatang pemerintah akan fokus menyelesaikan persoalan listrik dan pemenuhan air bersih di beberapa desa di Kutim. “Termasuk menyelesaikan persoalan blank spot, hingga persolan pembenahan jalan di wilayah perkotaan yang mengalami rusak,” kata Ismu.
Dirinya berharap pada tahun 2020 mendatang seluruh program prioritas tersebut dapat berjalan dengan lancar, sehingga dapat membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kutim.
Hal lain juga menjadi perioritas pencairkan insentif guru TK2D di Tahun 2020 mendatang. Sehingga insentif guru yang belum terbayarkan akan dibayarkan di 2020. “Tahun depan tidak ada yang menunggak-nuggak lagi. Persoalan insentif segera diselesaikan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim. Pemkab Kutim baru saja menerima transferan dana pusat akhirnya kita bisa membayarkan seluruh kewajiban hak-hak ASN maupun TK2D seperti insentif maupun gaji,” terang Ismu lagi.
Disamping itu menjelang pergantian tahun 2019 ia menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan euforia secara berlebihan bahkan menginginkan pergantian tahun disambut dengan lebih kepada memanjatkan syukur serta doa bersama.
Berharap agar masyarakat dapat merayakan pergantian tahun dengan cara yang sederhana serta melakukan doa bersama agar di tahun yang akan datang masyarakat menyambut dengan bahagia dan sejahtera.
“Merayakan malam pergantian tahun baru, merupakan malam yang dinanti-nantikan masyarakat namun hendaknya kesederhanaan dan intropeksi diri merupakan hal paling baik di malam pergantian tahun nanti, setidaknya kita wajib bersyukur dengan apa yang diraih pada tahun 2019 namun jangan juga takabur,” harapnya. (*)
Penulis: */Zulhamri
Editor: Aspian Nur
Kamis, 26/12/2019
Bupati Kutim, Ismunandar
TERPOPULER