Dispar Gelar Pelatihan Internet Marketing Berbasis Medsos


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     1 month ago     422 kali
img PELATIHAN : Kepala Dispar Sri Wahyuni saat membuka pelatihan internet marketing berbasis Medsos bagi Pokdarwis Kukar. (FOTO: RIAN/KK)

TENGGARONG -Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) bekerjasama dengan Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), menggelar Pelatihan Internet Marketing Berbasis Sosial Media(Sosmed) bagi Kelompok Sadar Wisata(Pokdarwis) Kukar, di ruang rapat Dispar Kukar, Jumat (15/9).

 Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, 15 - 16 September tersebut, dibuka oleh Kepala Dispar Kukar Sri Wahyuni. Peserta sendiri berasal dari Pokdarwis Desa Kersik Kecamatan Marang Kayu, desa Kedang Ipil kecamatan Kota Bangun, desa Kutai Lama kecamatan Anggana, desa Lebaho Ulaq kecamatan Muara Kaman, desa Jembayan Kecamatan Loa Kulu, Desa Tanjung Limau kecamatan Muara Badak, Kelurahan Kuala Samboja kecamatan Samboja, dan Kelurahan Sangasanga Dalam kecamatan Sangasanga.

 Adapun sebagai narasumber adalah pemenang Web Design untuk pendidikan Kaltim dan juara lomba menulis Artikel tentang Budaya Wikipedia, Suyono. 

Ketua Panitia Pelatihan, Muhammad Fauzan Noor mengatakan kegiatan pelatihan tersebut, bertujuan meningkatkan kemampuan para Pokdarwis yang ada di Kukar dalam menggunakan internet,  guna mempromosikan wisata daerahnya melalui media sosial. 

 Lebih lanjut dikatakannya ide dari dilaksanakannya kegiatan pelatihan tersebut, berawal saat dirinya menjadi narasumber pada suatu kegiatan disebuah desa wisata yang berada di Kukar, saat itu seorang peserta mengatakan bahwa desanya memiliki potensi, namun tidak mengetahui cara mempromosikannya, 

“Saya berharap setelah mengikuti kegiatan ini nantinya para peserta bisa mempromosikan potensi wisata yang berada di desanya melalui Sosmed,” harap Muhammad Fauzan Noor yang juga Dosen di Polnes.

 Sementara itu Kadispar Kukar Sri Wahyuni, mengapresiasi atas dedikasi dari Polnes, atas pengabdiannya terhadap masyarakat khususnya dibidang pariwisata yang berada di Kukar. Ia meminta kepada para peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan tersebut bisa memanfaatkan pelatihan yang diberikan dengan sebaik-baiknya, sehingga peserta akan memahami kaidah-kaidah dalam mempromosikan daerahnya dengan mengutamakan kaidah dari Sapta Pesona. 

“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena tidak semua daerah mendapatkan kesempatan seperti ini,” ungkap Sri Wahyuni.

 Sri Wahyuni juga berharap setelah mengikuti kegiatan tersebut para peserta telah memiliki medsos seperti Facebook yang akan digunakan untuk mempromosikan wisata daerahnya, ia berharap medsos tersebut terinterkoneksi dengan medsos yang dimiliki oleh Dispar Kukar. 

“Medsos saat ini sudah menjadi kekuatan informasi dimana-mana, namun juga memiliki dampak fositif dan negatif, jadi harus tetap berhati-hati dalam menggunakannya apalagi menyangkut foto yang ditampilkan,” ucap Sri Wahyuni.(adv/ran/hms)  



loading...

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
20 hours ago | dibaca 304 kali
img
korankaltim
korankaltim
20 hours ago | dibaca 314 kali
img