KPU dan Pemprov Bahas Anggaran Pilgub Bersama


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     6 bulan yang lalu     1.742 kali

SAMARINDA – Sekian lama tak menemukan titik temu antara KPU dan Pemprov Kaltim, menyangkut anggaran Pilgub Kaltim 2018 nampaknya bakal berakhir. Keduanya dijadwalkan bertemu membahas anggaran, Selasa (20/6) hari ini.

Kimisioner KPU Kaltim Bidang Logistik dan Keuangan, Ida Farida mengatakan selain KPU dan Pemprov Kaltim, hadir Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten/kota, Kesbangpol se-Kaltim, Bawaslu Kaltim, Polda Kaltim dan Panglima KODAM VI Muawarman.

“Intinya pertemuan, Selasa (19/6) hari ini pukul 13.00 wita di Pemprov Kaltim kita (KPU) dan Pemprov Kaltim akan membahas anggaran Pilgub,” kata Ida saat dihubungi media ini, Senin (19/6) kemarin.

Jika dalam pembahasan tersebut pemerintah bertahan Rp250 miliar, Ida memastikn pilgub tidak akan berjalan. Bagi KPU, angka tersebut tidak cukup untuk membiayai seluruh tahapan, pelaksanaan dan perhitungan suara Pilgub sampai selesai.

“Kita lihat saja besok (hari ini) pembahasanya seperti apa. Kalau KPU sih tidak akan menurunkan lagi sesuai yang kita (KPU) usulkan Rp356 miliar. Namun jika tidak pembahasnya seperti apa,” jelas Ida.

Sekedar diketahui, perdebatan porsi pembiayaan gelaran PIlgub Kaltim 2018 selalu berselisih paham. KPU Kaltim yang tetap pada usulan anggarannya Rp356 miliar untuk menyukseskan pilgub tak diamini oleh Pemprov Kaltim sebagai pihak penyedia anggaran. Pemprov Kaltim dengan keterbatasan anggaran hanya mampu mengalokasikan Rp250 miliar untuk KPU Kaltim.

Munculnya angka dari Komisi Pemilu Kaltim sebenarnya sudah melalui sejumlah pembahasan. Bahkan anggaran itu sudah dirasionalisasi empat kali. Pembahasan terakhir besama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berhenti di angkat Rp356 miliar.

Menyikapinya, KPU dan Pemprov Kaltim harus duduk bareng mencari titik temunya. Sebab hingga kini, belum ada kata sepakat jumlah anggaran yang akan dituangkan dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Naskah inilah yang menjadi dasar Komisi Pemilu bekerja menjalankan fungsinya sebagai penyelenggaran pilkada. (sab)



baca LAINNYA