Jumat, 26/04/2024

Alasannya Cemburu, Pria di Otista Samarinda Ini Aniaya Istri Siri Hingga Diancam dengan Badik

Jumat, 26/04/2024

FD (43) yang diringkus Tim Elang Polsek Samarinda Kota, pasca dilaporkan istri siri, terkait dengan perkara penganiayaan. (Foto:Polsek Samarinda Kota)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Alasannya Cemburu, Pria di Otista Samarinda Ini Aniaya Istri Siri Hingga Diancam dengan Badik

Jumat, 26/04/2024

logo

FD (43) yang diringkus Tim Elang Polsek Samarinda Kota, pasca dilaporkan istri siri, terkait dengan perkara penganiayaan. (Foto:Polsek Samarinda Kota)

Penulis: Nancy

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Seorang wanita yang dinikahi secara siri jadi korban penganiayaan suami sendiri hanya karena cemburu. Selain dianiaya, si istri siri juga diancam menggunakan senjata tajam berupa badik.

Peristiwa ini terjadi dikediaman si wanita di Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Kelurahan Sidodamai Kecamatan Samarinda Ilir Minggu (21/4/2024) lalu sekitar pukul 22.00 WITA.

Saat itu si wanita berinisial NH berusia 26 tahun keluar untuk membeli makanan dan pulang sekitar pukul 22.30 WITA. Suaminya yaitu FD yang berusia 43 tahun bertanya  “dari mana kamu?” namun sambil menodongkan senjata tajam (sajam) jenis badik. 

NH menjawab kalaua dirinya baru saja keluar mencari makan, tetapi FD tiba-tiba langsung menyeretnya dari dalam kamar ke ruang tamu. Karena ketakutan NH langsung lari dan masuk ke dalam kamar kemudian mengunci pintu. 

Sekira pukul 03.30 WITA dini hari, FD mengetuk pintu kamar NH sambil menusuk pintu menggunakan badik. Tak lama NH membuka pintu dan langsung dipukul serta ditendang oleh FD sambil mengancam dengan badik. 

Akibat perbuatan FD itu NH mengalami bengkak dibagian bibir, hidung berdarah, sakit dibagian bokong serta bagaian pundak kanan.  Tak terima dengan perbuatan suami sirinya itu NH melapor ke Polsek Samarinda Kota guna diproses hukum. 

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Kota Kompol Tri Satria Firdaus, saat dikonfirmasi melalui ponselnya menjelaskan terkait peristiwa itu.  "Setelah kejadian penganiayaan itu, pelapor datang ke Polsek untuk membuat laporan," kata Satria Jumat (26/4/2024) hari ini. 

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan berdasarkan hasil visum serta keterangan saksi-saksi, Rabu (24/4/2024) lalu sekitar pukul 23.00 WITA, FD pun diringkus di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara Kecamatan Samarinda Utara. 

"Setelah cukup bukti, pelaku langsung kami amankan, dan saat ditanya FD mengakui perbuatan yang dilakukan terhadap istri sirinya tersebut," ungkapnya. 

Motif FD melakukan perbuatan penganiayaan tersebut lantaran cemburu, karena pujaan  hati diduga memiliki pria idaman lain.  "Pengakuannya karena cemburu, dia curiga istrinya punya pria lain, makanya pelaku ini marah dan menganiaya korban, " tutup Satria.


Editor: Aspian Nur

Alasannya Cemburu, Pria di Otista Samarinda Ini Aniaya Istri Siri Hingga Diancam dengan Badik

Jumat, 26/04/2024

FD (43) yang diringkus Tim Elang Polsek Samarinda Kota, pasca dilaporkan istri siri, terkait dengan perkara penganiayaan. (Foto:Polsek Samarinda Kota)

Berita Terkait


Alasannya Cemburu, Pria di Otista Samarinda Ini Aniaya Istri Siri Hingga Diancam dengan Badik

FD (43) yang diringkus Tim Elang Polsek Samarinda Kota, pasca dilaporkan istri siri, terkait dengan perkara penganiayaan. (Foto:Polsek Samarinda Kota)

Penulis: Nancy

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Seorang wanita yang dinikahi secara siri jadi korban penganiayaan suami sendiri hanya karena cemburu. Selain dianiaya, si istri siri juga diancam menggunakan senjata tajam berupa badik.

Peristiwa ini terjadi dikediaman si wanita di Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Kelurahan Sidodamai Kecamatan Samarinda Ilir Minggu (21/4/2024) lalu sekitar pukul 22.00 WITA.

Saat itu si wanita berinisial NH berusia 26 tahun keluar untuk membeli makanan dan pulang sekitar pukul 22.30 WITA. Suaminya yaitu FD yang berusia 43 tahun bertanya  “dari mana kamu?” namun sambil menodongkan senjata tajam (sajam) jenis badik. 

NH menjawab kalaua dirinya baru saja keluar mencari makan, tetapi FD tiba-tiba langsung menyeretnya dari dalam kamar ke ruang tamu. Karena ketakutan NH langsung lari dan masuk ke dalam kamar kemudian mengunci pintu. 

Sekira pukul 03.30 WITA dini hari, FD mengetuk pintu kamar NH sambil menusuk pintu menggunakan badik. Tak lama NH membuka pintu dan langsung dipukul serta ditendang oleh FD sambil mengancam dengan badik. 

Akibat perbuatan FD itu NH mengalami bengkak dibagian bibir, hidung berdarah, sakit dibagian bokong serta bagaian pundak kanan.  Tak terima dengan perbuatan suami sirinya itu NH melapor ke Polsek Samarinda Kota guna diproses hukum. 

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Kota Kompol Tri Satria Firdaus, saat dikonfirmasi melalui ponselnya menjelaskan terkait peristiwa itu.  "Setelah kejadian penganiayaan itu, pelapor datang ke Polsek untuk membuat laporan," kata Satria Jumat (26/4/2024) hari ini. 

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan berdasarkan hasil visum serta keterangan saksi-saksi, Rabu (24/4/2024) lalu sekitar pukul 23.00 WITA, FD pun diringkus di Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara Kecamatan Samarinda Utara. 

"Setelah cukup bukti, pelaku langsung kami amankan, dan saat ditanya FD mengakui perbuatan yang dilakukan terhadap istri sirinya tersebut," ungkapnya. 

Motif FD melakukan perbuatan penganiayaan tersebut lantaran cemburu, karena pujaan  hati diduga memiliki pria idaman lain.  "Pengakuannya karena cemburu, dia curiga istrinya punya pria lain, makanya pelaku ini marah dan menganiaya korban, " tutup Satria.


Editor: Aspian Nur

 

Berita Terkait

RSUD AWS Digeledah, Penyidik Kejati Kaltim Temukan Dugaan Manipulasi Pembayaran TPP PNS Mulai 2018-2022

Citra Niaga Bakal Miliki Banyak Fasilitas, Disdag Samarinda Berharap Pengunjung Bisa Betah

KM Mitra Bahari Tenggelam di Perairan Tanjung Puting, 16 ABK Dievakuasi KSOP Balikpapan

Diduga Mencuri Beberapa Kali di Pasar Segiri, Seorang Pria Diamuk Massa Malam Tadi

Calhaj Kloter Pertama Asal Balikpapan Berangkat 14 Mei 2024, Kemenag Kaltim Pastikan Tak Ada Kendala

Polisi akan Panggil Pemilik IUP Terkait Kematian Kakak-Beradik di Lubang Tambang Jalan Flamboyan Loa Buah Siang Kemarin

Kurangi Jukir Liar di Samarinda, Wali Kota Dukung Diberlakukannya Kartu Parkir Berlangganan

KPU Kukar Sosialisasikan Persyaratan Dukungan Pencalonan Perseorangan

Mobil Boks Tabrak Motor di Bengalon yang Dikendarai Anak-Anak Hingga Meninggal Dunia

SK Larangan Usaha Pertamini dan BBM Eceran Keluar, Pemilik Usaha Diminta Habiskan Stok Tanpa Dijual

IRT Pengedar Narkoba di Balikpapan Diringkus Polisi, 67 Paket Sabu Disita

Monumen Taman Tuah Himba di Tenggarong Tergenang Air Cukup Tinggi, BPBD Kukar Kerahkan Anggota

Tiga Kapal Perang Angkut Kontingen Latsitarda Nusantara ke Kaltim, Ini Pesan Pj Gubernur ke Taruna dan Taruni

Sejumlah Bacalon Kepala Daerah di Kaltim Taaruf Bersama Gus Muhaimin

Tidak Ada Proses PHPU, KPU Kaltim Tetapkan Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilu Hari Ini

Singgung Program Merdeka Belajar di Hardiknas, Pj Gubernur Kaltim: Tidak Usah Lagi Ganti Kurikulum

Kejar Target Upacara Kemerdekaan di IKN, Infrastruktur Kelistrikan Dikebut

Nasib Ribuan THL di Kukar Disorot, DPRD Minta Pemkab Tindaklanjuti karena Belum Terlaporkan di LKPj 2023

Copyright © 2024 - Korankaltim.com

Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.