Share?

Harimurti Minta Walikota Tambah TK Negeri


korankaltim
korankaltim
    2018-02-01 07:29:19.000000
img

PELANTIKAN PENGURUS: Ketua PGRI Kaltim Musyahrim, saat melantik Pengurus PGRI Kota Samarinda terpilih, untuk periode 2018-2023, di Gedung Guru Jl Harva Samarinda Rabu (31/1) kemarin.

SAMARINDA - Konferensi Kota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Samarinda, kembali mendapuk Harimurti WS kembali sebagai Ketua organisasi profesi para guru tersebut.  Posisi sekretaris tak berubah, yakni tetap diisi oleh Sunaryo yang juga menjabat sebagai sekretaris pada periode sebelumnya.

“Ada empat calon yang mengkuti pemilihan, oleh 58 pemegang suara, yaitu Pak Isfihani, Harimurti, Khairul Bulkis, dan Pak Suwar Wiguno .  Putaran pertama melalui Formulir (F1) terpilih Pak Harimurti mendapatkan suara terbanyak yaitu 28 dan langsung menjadi ketua.  Sementara wakil ada Pak Isfihani dan Pak Suwar,” ujar Sekretaris PGRI Samarinda Sunaryo kepada Koran Kaltim kemarin.

Konferensi yang digelar di Gedung Guru PGRI Kaltim, Jl Harfa Samarinda tersebut kata Sunaryo merupakan forum tertinggi di PGRI Samarinda.  Dalam konferensi tersebut, setelah terpilihnya ketua, maka penyusunan pengurus oleh tim formatur langsung dilakukan.  “Dan pelantikan dilangsungkan tadi, oleh Ketua PGRI Kaltim Pak Musyahrim,” paparnya.

Selain pemilihan pengurus baru, konferensi tersebut juga membahas sejumlah isu penting.  Seperti mengenai kesejahteraan guru, upaya peningkatan kompetensi guru, kebijakan pemerintah dalam dunia pendidikan, serta isu pendidikan secara umum.  Nantinya, hasil pembahasan tersebut, kata dia akan ditindaklanjuti menjadi sebuah rekomendasi dari Konferensi Kota PGRI Samarinda.

Sementara itu, Ketua PGRI Samarinda terpilih Harimurti mengatakan, program terdekat yang akan segera dilaksanakan adalah fokus terhadap pembenahan di internal organisasi.  Pertama dirinya akan mengembangkan dan menambah jumlah cabang. Hal ini untuk memfasilitasi guru yang ada di sekolah swasta dan taman kanak-kanak serta pendidikan usia dini.

Selanjutnya, persoalan peningkatan kompetensi guru.  “Kami akan upayakan untuk menggelar pelatihan, untuk memfasilitasi peningakatan kompetensi guru,” katanya.

Peningkatan kerjasama dan kemitraan dengan pemerintah, juga menjadi fokus kedepan.  Terpilihnya Isfihani yang tak lain Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Samarinda, diharapkan akan menjadi jembatan komunikasi yang lebih baik antara PGRI dan Pemerintah Kota Samarinda.

“Yang paling penting, kami mendorong saya meminta Walikota memperhatikan untuk menambah jumlah Taman Kanak-kanak (TK) Negeri di Samarinda.  Saat ini jumlahnya hanya ada 2, itu sangat jauh.  Padahal, usia itu usia golden age yang sangat penting,” tandasnya. (adv/rs)

berita TERKAIT


baca LAINNYA

Korankaltim.com - Cerdas Bersama Rakyat