Tidak Dikasih Uang Banyak Malah Bugil


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     3 months ago     346 kali
img PETUGAS Polresta Samarinda coba menenangkan seorang wanita yang tidak diketahui identitasnya, Minggu (13/8) kemarin. (FOTO: SARDIMAN/KK)

SAMARINDA – Seorang perempuan sekitar 35 tahun, berbuat nekat di depan salah satu gerai Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Minggu (13/8). 

Wanita berambut sebahu itu sempat tidak mengenakan sehelai benang pun di badannya, dan meminta uang kepada sejumlah orang yang hendak mengambil uang di bilik mesin ATM. Tidak ada warga yang tahu asal usul wanita yang membawa sebuah bungkusan plastik berwarna kuning, berisi pakaian itu.

“Awalnya dia datang menghidupkan keran air di depan apotik. Setelah itu dia menuju ATM,” kata salah seorang saksi, Arifudin (19). 

Dia menerangkan, perempuan misterius itu awalnya meminta uang kepada pengunjung ATM. “Sempat ada yang beri Rp5 ribu, tapi dia mintanya banyak. Maunya dikasih Rp100 ribu,” ujarnya. 

Diduga tidak mendapatkan nominal uang yang diinginkan, perempuan tersebut kemudian nekat membuka seluruh pakaiannya. Ulahnya itu pun menjadi tontonan warga. 

“Dia telanjang, kami sempat mau ambilkan pakaian untuk menutupi badannya, tapi dia malah marah-marah,” lanjut pemuda yang mengaku karyawan apotik di sekitar lokasi kejadian.

Beberapa saat kemudian, perempuan itu pun kemudian menghentikan aksi bugilnya, namun dengan syarat diperbolehkan berbaring di dalam gerai ATM. “Dia sempat baring di dalam tempat ATM ini,” lanjutnya. 

Seorang perempuan bernama Sarna sempat menghampiri wanita yang tampak terlihat kebingungan itu dan berbincang. “Dia bilang asalnya dari Tenggarong , an mau pulang ke Tanah grogot,” beber Sarna. 

Perempuan tersebut sempat menolak diangkut Satpol PP. Di hadapan aparat, dia juga sempat membeberkan alasannya berada di ATM itu. “Perlu uang, mau pulang kampung. Saya di sini aja (di depan ATM),” katanya lagi.

Sementara itu, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Samarinda Zulfikar Syafarie mengatakan, setelah sempat diamankan jajarannya, perempuan tersebut telah diserahkan ke Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam Samarinda. “Sudah diserahkan ke RSJD Atma Husada,” singkat Zulfikar. (dor)



loading...

baca LAINNYA