Jumat, 29/09/2017

Dedi Mulyadi Menghadap Ical

Jumat, 29/09/2017

Dedi Mulyadi

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Menghadap Ical

Jumat, 29/09/2017

logo

Dedi Mulyadi

JAKARTA – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan pertemuan tertutup dengan Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie atau yang akrab disapa Ical, di Bakrie Tower Kuningan Jakarta Selatan, Jumat (29/9).

Dedi mengaku pertemuan dengan Ical untuk menyampaikan kondisi terkini Partai Golkar.

Kami menyampaikan tentang kondisi terkini Partai Golkar, ada dua kondisi. Secara nasional, Partai Golkar mengalami penurunan dan di Jawa Barat mengalami kenaikan,” ujar Dedi usai bertemu dengan Ical di lokasi.

Bupati Purawakarta itu berharap agar kenaikan elektabilitas partai berlambang Pohon Beringin di Jawa Barat itu dapat terus dipertahankan.

“Yang mengalami penurunan dicari cara bagaimana Partai Golkar kembali, bagaimana memiliki elektabilitas yang baik. Sehingga tidak menjadi pemenang di bawah yang kedua di (Pemilu) 2019,” kata Dedi Mulyadi.

Dia juga tak menampik bahwa dalam pertemuan dengan mantan Ketua Umum Partai Golkar itu juga membahas tentang dirinya dimintai mahar Rp 10 miliar oleh seseorang untuk maju Pilkada Jawa Barat.

“Ya, mahar itu kan pertama kami sudah menyampaikan ke pimpinan DPP Golkar, pada Sekjen. Secara internal organisasi sudah kami lakukan,” pungkas bakal calon Wagub Jabar ini.

Sebelumnya,  Dedi mengaku dirinya sudah melaporkan ke elite DPP Golkar, terkait permintaan mahar politik Rp 10 miliar.

Dedi menegaskan, permintaan mahar itu bukan dilakukan pengurus DPP Partai Golkar, melainkan oknum yang mengaku dekat dengan elite partai berlambang pohon beringin tersebut.

Dedi menjelaskan, pelaporan tersebut didasarkan pada kekhawatiran akan tercorengnya marwah partai atas tindakan oknum tersebut. Karena itu, Dedi tak khawatir jika pernyataan yang ia sampaikan saat orasi di depan kader Golkar di Jawa Barat pada Selasa 26 September itu, akan menghambat keluarnya rekomendasi untuk dirinya. (l6c)


Dedi Mulyadi Menghadap Ical

Jumat, 29/09/2017

Dedi Mulyadi

Berita Terkait


Dedi Mulyadi Menghadap Ical

Dedi Mulyadi

JAKARTA – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan pertemuan tertutup dengan Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie atau yang akrab disapa Ical, di Bakrie Tower Kuningan Jakarta Selatan, Jumat (29/9).

Dedi mengaku pertemuan dengan Ical untuk menyampaikan kondisi terkini Partai Golkar.

Kami menyampaikan tentang kondisi terkini Partai Golkar, ada dua kondisi. Secara nasional, Partai Golkar mengalami penurunan dan di Jawa Barat mengalami kenaikan,” ujar Dedi usai bertemu dengan Ical di lokasi.

Bupati Purawakarta itu berharap agar kenaikan elektabilitas partai berlambang Pohon Beringin di Jawa Barat itu dapat terus dipertahankan.

“Yang mengalami penurunan dicari cara bagaimana Partai Golkar kembali, bagaimana memiliki elektabilitas yang baik. Sehingga tidak menjadi pemenang di bawah yang kedua di (Pemilu) 2019,” kata Dedi Mulyadi.

Dia juga tak menampik bahwa dalam pertemuan dengan mantan Ketua Umum Partai Golkar itu juga membahas tentang dirinya dimintai mahar Rp 10 miliar oleh seseorang untuk maju Pilkada Jawa Barat.

“Ya, mahar itu kan pertama kami sudah menyampaikan ke pimpinan DPP Golkar, pada Sekjen. Secara internal organisasi sudah kami lakukan,” pungkas bakal calon Wagub Jabar ini.

Sebelumnya,  Dedi mengaku dirinya sudah melaporkan ke elite DPP Golkar, terkait permintaan mahar politik Rp 10 miliar.

Dedi menegaskan, permintaan mahar itu bukan dilakukan pengurus DPP Partai Golkar, melainkan oknum yang mengaku dekat dengan elite partai berlambang pohon beringin tersebut.

Dedi menjelaskan, pelaporan tersebut didasarkan pada kekhawatiran akan tercorengnya marwah partai atas tindakan oknum tersebut. Karena itu, Dedi tak khawatir jika pernyataan yang ia sampaikan saat orasi di depan kader Golkar di Jawa Barat pada Selasa 26 September itu, akan menghambat keluarnya rekomendasi untuk dirinya. (l6c)


 

Berita Terkait

Terbuka untuk yang Memiliki Kapasitas dan Isi Tas, DPW PKS Kaltim Buka Pendaftaran Bacalon di Pilkada Serentak 2024

Dapat Dukungan dari Pondok Pesantren Hidayatullah Ummu Quro Balikpapan, Isran – Hadi Kian Yakin Maju di Pilkada 2024

Golkar Balikpapan Siap Jalin Komunikasi dengan Partai Lain Jelang Pilkada Serentak

Siapkan SDM Jelang Pilkada, KPU Paser Buka Pendaftaran PPK dan PPS

Belum Ada Instruksi dari Pusat, DPC Gerindra PPU Belum Buka Pendaftaran

KPU Kukar Resmi Buka Pendaftaran Calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan

KPU Resmi Perpanjang Lomba Cipta Karya Maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kukar 2024

Buka Pendaftaran Penjaringan Bacabup-Bacawabup untuk Pilkada 2024, DPD PAN Kutai Kartanegara Persilakan yang Berminat Mendaftar

Ingin Berkontribusi Bagi Daerah, Nidya Listiyono Ambil Formulir Pendaftaran Wali Kota Samarinda

KPU Kukar Persiapkan Perekrutan Anggota Badan Adhoc Jelang Pilkada, Diawali Sosialisasi Sebelum Buka Pendaftaran

Kabar Duka, Ketua Partai Demokrat Kutai Kartanegara Tutup Usia

Bawaslu Kaltim Putuskan PPK di 9 Kecamatan Dikenakan Sanksi Teguran Tertulis

Mengenal Ketua KPU Balikpapan Prakoso Yudho Lelono, Kelahiran Kebun Sayur yang Kini Mengawal Demokrasi

Hasil Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 Pastikan Prabowo-Gibran Unggul Telak, Saksi Paslon 01 dan 03 Tolak Tanda Tangan

Sudah Hitung Formulir C1, PAN Klaim Sudah Dapat Kursi ke-8 DPR RI di Dapil Kaltim

Dua Partai Bakal Rebutan Kursi Ketua DPRD di Kutai Timur

Prediksi DPC Gerindra Kukar, Raih Tujuh Kursi di Pileg Tahun 2024

Kempo Kaltim Waspadai NTT di PON XXI/2024

Copyright © 2024 - Korankaltim.com

Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.